Hingga Besok, Polisi Belum Mintai Keterangan Saksi Baru Kasus Prostitusi Online

Deny Irwanto    •    Rabu, 13 May 2015 19:41 WIB
prostitusi artis
Hingga Besok, Polisi Belum Mintai Keterangan Saksi Baru Kasus Prostitusi <i>Online</i>
Petugas dari Satuan Reserse Kriminal Polres Metro Jakarta Selatan membawa tersangka yang diduga mucikari berinisial RA ketika rilis praktek prostitusi privat atau kelas atas di Polres Jakarta Selatan, Jakarta, Sabtu (9/5). (Foto: Antara/Reno Esnir).

Metrotvnews.com, Jakarta: Penyidik Polres Jakarta Selatan masih mendalami kasus prostitusi artis yang menjerat seorang mucikari berinisial RA. Seorang saksi dikabarkan akan diperiksa hari ini. Namun, tak ada satu pun saksi yang datang untuk pemeriksaan kasus prostitusi artis ini.

Pantauan di lapangan, hingga pukul 17.00 wib belum ada saksi yang diperiksa. Belasan wartawan juga masih menunggu di halaman Mapolres Jakarta Selatan di Jalan Wijaya, Jakarta Selatan.

"Tidak ada pemeriksaan saksi hari ini," ujar Kepala Unit 1 Kriminal Umum Satreskrim Polres Metro Jakarta Selatan‎, Ajun Komisaris Polisi Joynaldo, saat dikonfirmasi melalui pesan singkat, Rabu (12/5/2015).

‎Belum ada perkembangan berarti dalam penyidikan kasus yang diduga menyeret beberapa nama artis dan model ini. Pemeriksaan belum akan dilakukan dalam waktu dekat.

"Besok belum ada pemeriksaan saksi (untuk kasus ini)," jelasnya.

Sebelumnya, Kasat Reskrim Mapolres Jakarta Selatan, AKBP Audie Latuheru pada Senin 10 Mei, mengatakan pihak kepolisian akan melakukan pemeriksaan dua saksi. Pemeriksaan tersebut akan dilakukan pekan ini.

"Surat panggilan untuk hari Kamis, nanti ada (saksi) diperiksa. Salah satu. Saksi wanita," jelas Audie, Senin lalu. Namun saat mencoba dikonfirmasi hari ini, Audie belum bisa dihubungi.

Sebelumnya, petugas Polres Jakarta Selatan berhasil menciduk RA dan artis AA, Jumat, 8 Mei, malam. RA dan AA ditangkap di sebuah hotel berbintang lima di kawasan Jakarta Selatan.

Menurut pengakuan RA, artis atau model yang berada di bawah naungannya akan dilepas dengan harga Rp80 juta hingga Rp200 juta per tiga jam. Beberapa barang bukti diamankan petugas seperti uang tunai Rp45 juta, dua pakaian dalam, dan satu unit HP Blackberry Q5. Tersangka RA dikenakan pasal 296 dan 506 KUHP dengan ancaman hukuman 1 tahun 4 bulan.



(DRI)

Kuasa Hukum Novanto Sebut Dakwaan KPK Bermasalah

Kuasa Hukum Novanto Sebut Dakwaan KPK Bermasalah

1 day Ago

Pengacara terdakwa kasus korupsi KTP-el Setya Novanto, Maqdir Ismail menuding dakwaan milik KPK…

BERITA LAINNYA