Menyusut 0,2%, Ekonomi Yunani Kembali Resesi

Ade Hapsari Lestarini    •    Rabu, 13 May 2015 20:39 WIB
ekonomi yunani
Menyusut 0,2%, Ekonomi Yunani Kembali Resesi
Ilustrasi Yunani -- Reuters/Alkis Konstantinidis

Metrotvnews.com, Athena: Ekonomi Yunani menyusut 0,2 persen pada kuartal pertama. Kondisi ini membuat ekonomi Yunani kembali tergelincir ke dalam resesi karena gejolak politik yang ingin mengerem pemulihan ekonomi yang rapuh.

Reuters melansir, Rabu (13/5/2015), data menunjukkan ekonomi Yunani resesi sejak enam tahun tahun lalu, tetapi telah berjuang dalam beberapa bulan terakhir karena turbulensi politik menjelang akhir tahun lalu. Hal ini memicu pemilihan awal yang membawa anti-penghematan garis kiri berkuasa.

Ekonomi yang terkontraksi selama Januari hingga Maret, berdasarkan data yang disesuaikan secara musiman dari layanan statistik Elstat, diikuti penurunan sebesar 0,4 persen pada kuartal terakhir tahun lalu.

Namun demikian, kondisi tersebut lebih baik dari yang diharapkan, berdasarkan analis yang disurvei oleh Reuters yang memperkirakan ekonomi terkontraksi 0,5 persen di kuartal ini.

"PDB Yunani terus tertular pada kuartal pertama karena melemahnya sentimen bisnis pada negosiasi yang berlarut-larut antara pemerintah dan pemberi pinjaman dan kondisi likuiditas memburuk," kata Ekonom Senior di National Bank of Greece, Nikos Magginas.

Dia mengatakan, pada kuartal ketiga akan menentukan perekonomian Yunani karena bertepatan dengan musim panas. Musim ini merupakan musim yang sibuk bagi pariwisata Yunani dan kemungkinan kesepakatan dengan pemberi pinjaman Uni Eropa dan IMF.

Pemerintah Perdana Menteri Alexis Tsipras telah terkunci selama berbulan-bulan dalam pembicaraan dengan pemberi pinjaman untuk kesepakatan pemberian reformasi pinjaman.

Booming ekonomi Yunani dari awal 2000-an berakhir ketika negara tersebut tenggelam ke dalam resesi setelah krisis kredit global pada 2008. Krisis utang berikutnya dan penghematan yang dikenakan oleh pemberi pinjaman internasional yang diselamatkan negara malah makin memperdalam resesi.


(AHL)