Koalisi Arab: Pemberontak Yaman Langgar Gencatan Senjata

Willy Haryono    •    Kamis, 14 May 2015 09:39 WIB
konflik yaman
Koalisi Arab: Pemberontak Yaman Langgar Gencatan Senjata
Warga beraktivitas di kota Aden, Yaman, Rabu (13/5/2015), di tengah gencatan senjata kemanusiaan yang disepakati koalisi Arab dan pemberontak Houthi. AFP / SALEH AL-OBEIDI

Metrotvnews.com, Riyadh: Koalisi pimpinan Arab Saudi menyebut pemberontak Houthi telah melanggar perjanjian gencatan senjata kemanusiaan di Yaman yang baru berlangsung selama satu hari. 

"Militan Houthi telah melanggar gencatan senjata," tutur koalisi dalam pernyataan resmi di kantor berita Saudi Press Agency, Kamis (14/5/2015). 

Dalam pernyataan koalisi Arab, Houthi disebut telah melakukan 12 pelanggaran gencatan senjata, yang dimulai pada Selasa malam, pukul 20.00 waktu setempat. Gencatan senjata diberlakukan untuk lima hari ke depan. 

Saat gencatan senjata diberlakukan, koalisi menegaskan akan kembali menggempur jika Houthi melanggar perjanjian. Namun hingga saat ini, koalisi belum melancarkan serangan apapun ke Yaman. 

"Kami berkomitmen terhadap gencatan senjata ini. Kami siap bereaksi jika ada pelanggaran. Jika mereka (Houthi) tidak menghormati ini, kami akan melanjutkan (serangan)," ungkap juru bicara koalisi Arab Brigadir Jenderal Ahmed al-Assiri.


(WIL)