Tim Indonesia Menangkan Enterprise Resources Management Challenge se-Asia Tenggara

Ellavie Ichlasa Amalia    •    Kamis, 14 May 2015 12:27 WIB
teknologi
Tim Indonesia Menangkan Enterprise Resources Management Challenge se-Asia Tenggara
Tampilan dari MonsoonSIM.

Metrotvnews.com: Pada tanggal 9 Mei lalu, Tim Pangeran dari Prasetiya Mulya Business School Jakarta berhasil memenangkan Enterprise Resource Management (ERM) Challenge yang merupakan kompetisi untuk mengatur manajemen sumber daya perusahaan secara virtual. Tim yang terdiri dari Michael Laurensius Massey, Eric Christian, Calvin Lim, Richard Kuncara dan Ignatius Egan Jonatan ini berhasil memenangkan hadiah berupa uang sebesar USD8.000 (Rp104 juta).

Kompetisi ini merupakan kompetisi yang diadakan oleh Monsoon Academy, SIM University dan SAP. Kompetisi yang baru diadakan untuk pertama kalinya ini memiliki peserta lebih dari 500 mahasiswa yang berasal dari 20 universitas yang ada di Asia Tenggara sejak Januari hingga April.

Dalam kompetisi ini, para peserta akan diminta untuk "bermain" di MonsoonSIM, sebuah platform simulasi bisnis berbasis cloud yang akan mengajarkan penggunanya konsep bisnis melalui sebuah game. MoonsoonSIM ini merupakan hasil kerja sama Monsoon Academy dan SAP.

Grand final dari ERM Challenge, yang diadakan pada hari Sabtu lalu, mempertemukan 6 tim mahasiswa dari universitas asal Indonesia, Singapura dan Malaysia. Pemenang dari acara ini ditentukan berdasarkan keuntungan yang didapat oleh perusahaan virtual para tim. Hal lain yang dipertimbangkan adalah bagaimana tim tersebut menyajikan persentasi strategi bisnis mereka.

"Mengajarkan konsep bisnis melalui game adalah suatu konsep yang masih sangat baru," kata Manik Narayan Saha, Chief Information Officer SAP APJ. Abdy Taminsyah, President dari Monsoon Academy juga merasa yakin bahwa mulai sekarang, pembelajaran konsep bisnis menjadi hal yang lebih menyenangkan.

Sementara Profesor Cheong Hee Kiat, President SIM University berkata, "Kompetisi ini tidak hanya menjadi sebuah wadah bagi para mahasiswa untuk saling bersaing dengan satu sama lain. Kami harap, kompetisi ini juga dapat menjadi pembelajaran bagi para peserta yang mereka dapat terapkan saat mereka telah memiliki perusahaan yang nyata di masa depan."


(ABE)