Neraca Perdagangan Sulut Surplus USD255,32 Juta

Antara    •    Kamis, 14 May 2015 16:33 WIB
neraca perdagangan indonesia
Neraca Perdagangan Sulut Surplus USD255,32 Juta
Ilustrasi. Antara/M Agung Rajasa

Metrotvnews.com, Manado: Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) Faizal Anwar, neraca perdagangan daerah ini dengan luar negeri triwulan pertama 2015 surplus sebesar USD255,32 juta. "Neraca perdagangan Sulut mengalami surplus pada triwulan pertama 2015, menandakan bahwa ekspor lebih besar daripada impor," kata Faizal, di Manado, Kamis (14/5/2015).

Faizal mengatakan, secara kumulatif dari Januari hingga Maret 2015 ekspor Sulut sebesar USD274,10 juta sedangkan impor hanya USD18,72 juta.

Dia mengatakan, nilai ekspor tersebut yang melalui Provinsi Sulut sebesar USD216,77 juta, sedangkan melalui provinsi lain sebesar USD57,33 juta. Faizal mengatakan komoditi ekspor Sulut relatif beragam, hingga bulan Maret lemak hewan dan nabati juga masih tetap merupakan kontributor terbesar yang memberi andil sebesar 64,78 persen terhadap total nilai ekspor Sulut yakni USD117,56 juta.

Negara tujuan ekspor terbesar adalah Belanda dengan nilai mencapai USD86,76 juta, kemudian disusul Amerika Serikat sebesar USD46,89 juta, serta Korea Selatan sebesar USD24,35 juta.

Secara kumulatif, selama tahun 2015 ekspor dari Sulut terbesar dimuat di Pelabuhan Bitung senilai USD182,30 juta, kemudian di Bandar Udara Soekarno Hatta senilai USD41,23 juta. Sedangkan impor hingga Maret 2015 yang mencapai USD18,78 juta yang paling besar diimpor yakni benda-benda dari besi dan baja, juga lemak dan minyak hewan atau nabati. Negara impor terbesar Sulut, katanya, dari Tiongkok sebesar USD5,10 juta, Singapura USD3,23 juta dan dari Australia senilai USD2,59 juta.


(WID)