Perlahan, Rupiah Kembali Unjuk Gigi

Dian Ihsan Siregar    •    Jumat, 15 May 2015 08:08 WIB
rupiah
Perlahan, Rupiah Kembali Unjuk Gigi
Ilustrasi -- FOTO: Antara/Gunawan Wibisono

Metrotvnews.com, Jakarta: Tidak jauh berbeda dengan gerak Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), rupiah pun diprediksi mampu kembali bergerak positif terhadap dolar Amerika Serikat (AS) seiring dengan harapan akan penguatan Rupiah.

"Masih berlanjutnya pelemahan USD memberikan keuntungan bagi Rupiah untuk dapat bergerak menguat. Apalagi laju USD juga terimbangi dengan penguatan Yen, setelah dirilis data-data Jepang yang cukup positif, sehingga dapat menutup sentimen dari berbalik turunnya Yuan," ucap Kepala Riset NH Korindo Securities Indonesia, Reza Priyambada dalam keterangan risetnya yang diterima Metrotvnews.com, Jumat (15/5/2015).

Selain itu, dia menyebutkan, belum stabilnya rilis data-data ekonomi AS memberikan spekulasi belum akan adanya kenaikan suku bunga The Fed yang dipercepat, sehingga turut menambah daya Rupiah untuk berbalik menguat.

"Sebelumnya kami sampaikan, Laju Rupiah kembali bervariatif sehingga membuat kembali peluang pelemahan lanjutan jika sentimen yang ada tidak cukup kuat untuk membuat laju Rupiah berbalik positif," ungkap Reza.

Laju Rupiah di atas target level resisten Rp13.198 per USD. Sambung Reza, laju Rupiah masih diharapkan untuk dapat kembali menguat seiring masih melemahnya laju USD.

Dia berharap, sentimen yang ada cukup positif, sehingga mampu membawa Rupiah tetap di zona hijau. Namun demikian, tetap cermati setiap sentimen yang ada.

"Dalam satu hari ini laju Rupiah akan berada di level Rp13.198-Rp13.177 per USD (kurs tengah BI)," tutupnya.


(AHL)