Zuckerberg: Jangan Larang Anak-anak Bermain Game

Ellavie Ichlasa Amalia    •    Jumat, 15 May 2015 12:55 WIB
facebook
Zuckerberg: Jangan Larang Anak-anak Bermain Game
Ketertarikan Mark pada pemrograman berawal dari pembuatan game. AP Photo/Paul Sakuma

Metrotvnews.com: Mark Zuckerberg besar di New York. Setiap musim dingin, dia selalu ingin bermain salju bersama saudara-saudara perempuannya. Meskipun begitu, mereka selalu menolak untuk bermain bersamanya. Karena tidak dapat bermain salju di dunia nyata, Zuckerberg membuat sebuah game mengenai perang bola salju.

"Dengan begitu, semua orang mendapatkan apa yang mereka inginkan. Meski game yang saya buat bukanlah game yang bagus, tetapi setidaknya saya bisa bermain game perang bola salju dan saudara-saudara saya tidak perlu khawatir akan terkena lemparan bola salju," kata Zuckerberg.

Namun, game perang bola salju itulah yang membuat Zuckerberg tertarik untuk memasuki dunia pemrograman komputer. Karena itulah, Zuckerberg percaya bahwa orang tua tidak seharusnya melarang anak-anak mereka untuk bermain game jika mereka memang mau.

"Saya pikir, membiarkan anak-anak untuk bermain game atau mungkin membuat sebuah game adalah hal yang penting. Karena hal ini menginspirasi banyak orang untuk terjun ke dalam dunia pemrograman komputer," kata Zuckerberg.

Zuckerberg juga menambahkan bahwa hal ini juga dapat menjadi kunci untuk memecahkan masalah mengenai kurangnya wanita, orang-orang berkulit hitam atau berdarah Latin yang terjun ke dalam industri teknologi. Zuckerberg percaya bahwa dengan membiarkan anak-anak mempelajari pemrograman atas keinginan mereka sendiri, masalah ini dapat terpecahkan. Dan dia percaya membiarkan anak bermain game adalah salah satu cara untuk membuat anak-anak tertarik dengan dunia pemrograman.

"Kebanyakan programmer yang saya kenal, dan mereka adalah salah satu programmer terbaik yang ada di dunia, belajar pemrograman secara otodidak," kata Zuckerberg. (Business Insider)


(ABE)