KPK Didesak Tersangkakan Kembali Ilham Arief

Yogi Bayu Aji    •    Jumat, 15 May 2015 14:14 WIB
kasus korupsi
KPK Didesak Tersangkakan Kembali Ilham Arief
Lalola Easter (tengah). Foto: Vitalis Yoga/Antara

Metrotvnews.com, Jakarta: KPK didesak segera mengambil langkah hukum pascaputusan Pengadilan Jakarta Selatan yang mengabulkan gugatan bekas Wali Kota Makassar Ilham Arief Sirajuddin. Lembaga antikorupsi itu diminta menetapkan Ilham kembali jadi tersangka.  

"Harusnya KPK bisa tetapkan ulang sebagai tersangka. Nantinya penetapan ulang ini mengikuti sejumlah persyaratan yang harus dipenuhi sebagaimana sudah diputuskan oleh MK (Mahkamah Konstitusi) " kata peneliti hukum Indonesia Corruption Watch (ICW) Lalola Easter dalam keterangannya, Jumat (15/5/2015).

Menurut dia, ada beberapa tahapan yang harus dilewati KPK untuk menjalankan tuntutan tersebut. Pertama, lembaga antikorupsi harus memanggil dan memeriksa kembali Ilham sebelum kembali menjeratnya.

"Jadi proses selanjutnya langsung ke penyidikan. Tidak perlu lagi diulang ke penyelidikan. Karena yang diputuskan oleh pengadilan adalah membatalkan penetapan tersangka terhadap Ilham, berarti yang perlu diulang hanya proses penetapan tersangkanya," jelas Lalola.

KPK, lanjut dia, juga harus memastikan Ilham tak kembali mengajukan praperadilan ketika ditersangkakan kembali. Caranya, kata Lalola, penyidik harus mempercepat proses penyidikan dan segera melimpahkan kasus Ilham ke pengadilan.

"Pokok perkara disidangkan dengan demikian, praperadilan tidak lagi relevan," tegas dia.

Lalola berharap, KPK bisa terus memperjuangkan kasus dugaan korupsi Ilham. "Kalau memang buktinya sudah kuat, langsung limpahkan saja," pungkas dia.

Pengadilan Negeri Jakarta Selatan mengabulkan permohonan praperadilan yang diajukan mantan Wali Kota Makassar Ilham Arief Sirajuddin atas penetapan tersangka oleh KPK. Putusan itu dikeluarkan Hakim Tunggal Yuningtyas Upiek Kartikawati.

"Mengabulkan gugatan penggugat untuk seluruhnya," kata Hakim Yuningtyas Upiek di PN Jaksel, Selasa 12 Mei kemarin.

Dalam putusan tersebut, Hakim Upiek menyatakan penetapan Ilham Arief sebagai tersangka oleh KPK tidak sah. Dia juga memutuskan tindakan lanjutan KPK yaitu penyitaan, penggeledahan, serta pemblokiran tiga rekening milik Ilham tidak sah. Selain itu, dalam amar putusan hakim, KPK juga diperintahkan memulihkan hak-hak sipil dan politik Ilham.

Hakim menilai, bukti-bukti yang diajukan KPK hanya berupa fotokopi tanpa bisa ditunjukkan aslinya. KPK dianggap menetapkan Ilham sebagai tersangka sebelum ada dua bukti permulaan yang cukup.

"Belum ada bukti awal dua alat bukti karena dugaan tindak pidana korupsi baru ditetapkan setelah ada pengumpulan bukti pada tahap penyidikan," ujar hakim.

Sebelumnya, Wali Kota Makassar periode 2004-2009 dan 2009-2014 itu ditetapkan sebagai tersangka dalam dugaan kasus tindak pidana korupsi kerja sama rehabilitasi kelola dan transfer untuk instalasi Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Makassar tahun anggaran 2006-2012.

Dia dijerat Pasal 2 Ayat 1 atau Pasal 3 juncto Pasal 18 UU Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 55 Ayat 1 ke-1.


(KRI)

KPK Bakal Pelajari Pernyataan Miryam

KPK Bakal Pelajari Pernyataan Miryam

13 hours Ago

Miryam S. Haryani yang menyebut ada pertemuan anggota Komisi III DPR dengan pejabat KPK setingk…

BERITA LAINNYA