Tes Keperawanan, TNI Dituding Tak Manusiawi

Surya Perkasa    •    Jumat, 15 May 2015 17:27 WIB
tes keperawanan
Tes Keperawanan, TNI Dituding Tak Manusiawi
Pasukan Korps Wanita Angkatan Laut (Kowal) menata senjata. (Foto: Antara/Agung Rajasa)

Metrotvnews.com, Jakarta: Kritikan terhadap tes keperawanan calon prajurit TNI dan calon istri prajurit TNI terus mengalir. Anggota Komisi I DPR Irine Yosiana Roba Puteri menyebut tes tersebut tidak manusiawi dan sangat diskriminatif.
 
"Test keperawanan tidak menghormati perempuan dan membuat trauma. Selain diskriminatif tes ini tidak manusiawi," kata Irine, Jumat (15/5/2015).
 
Politisi PDIP ini menegaskan, tes keperawanan mengada-ada dan tidak diperlukan. Instrumen seleksi fisik dan psikologis calon prajurit jauh lebih penting. "Perawan tidak perawan tak ada kaitannya dengan kemampuan fisik, kepintaran dan psikologis seseorang," tegasnya.
 
Hal senada disampaikan anggota Komisi VIII DPR Arzetty Bilbina Setyawan. Menurutnya, tes keperawanan, hanya memberikan dampak buruk.
 
"Untuk anak yang selama ini menjaga auratnya, melihat tes itu sebagai trauma. Ada rasa tidak nyaman," ujarnya.
 
Menurutnya, tes ini membawa dampak psikologis yang buruk. Apalagi wanita yang datang dari daerah dan menganut budaya kental.
 
"Kita masih menganut budaya timur yang kuat. Kita harus menjaga aurat. Wanita di daerah tidak tahu perkembangan hidup. Tiba-tiba saat dewasa masuk TNI atau sekolah kepolisian, ada satu tes keperawanan, ini sangat memalukan" tegasnya.


(FZN)

KPK Pertimbangan <i>Second Opinion</i> Soal Setnov

KPK Pertimbangan Second Opinion Soal Setnov

1 hour Ago

KPK masih mempertimbangkan keterangan dokter atau pihak IDI terkait perawatan kesehatan yang se…

BERITA LAINNYA