Bisa Jadi Atasan PN juga Terseret Kasus

Githa Farahdina    •    Jumat, 15 May 2015 17:58 WIB
narkoba
Bisa Jadi Atasan PN juga Terseret Kasus
Kapolri Jenderal Badrodin Haiti.MI/Rommy Pujianto

Metrotvnews.com, Jakarta: Bisa jadi atasan PN ikut terseret kasus perwira polisi pemeras bandar narkoba itu. `Bos` PN bisa tersandung karena unsur pengawasan.

"Pengawasan atasan (terhadap bawahan) itu lebih penting," kata Kapolri Jenderal Badrodin Haiti di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Jumat (15/5/2015).

Menurut Kapolri, pelanggaran yang dilakukan anggota ada dua jenis. Pertama, pelanggaran pribadi. Kedua, karena pengawasan yang lemah.

"Nah, kalau pengawasan yang lemah tentu atasan yang bersangkutan juga harus diminta pertanggungjawaban," terang Badrodin.

PN, saat memeras bandar narkoba sekaligus pemilik diskotek dan karoke bar di kawasan Banceuy, Bandung, Jawa Barat, adalah Kanit III Sub Direktorat V Bareskrim. Dia berpangkat Ajun Komisaris Besar Polisi.

Sang bandar kedapatan menyimpan 2 kilogram sabu. PN menjanjikan sang bandar tak akan terjamah bila memberinya uang Rp5 miliar. Sang bandar menyanggupi dan sabagai tanda jadi, dia menyetor Rp3 miliar.

Tapi, saat PN menagih sisanya sebesar Rp2 miliar, sang bandar malah melaporkan perbuatan PN ke Mabes Polri. Mendapati laporan tersebut, Divisi Pengamanan Internal (Paminal) segera menangkap PN.


(ICH)