Peradi: Ada 346 Kasus Advokat, Hanya BW yang Ditangani Polri

Dheri Agriesta    •    Jumat, 15 May 2015 19:37 WIB
bambang widjojanto ditangkap
Peradi: Ada 346 Kasus Advokat, Hanya BW  yang Ditangani Polri
Ketua Bidang Pembelaan Profesi Peradi Hendrik Jehaman (jaket hitam). (Foto: Antara).

Metrotvnews.com, Jakarta: Perhimpunan Advokat Indonesia (Peradi) menerima 346 laporan pelanggaran kode etik. Namun, hanya kasus Pimpinan KPK nonaktif Bambang Widjojanto yang bermasalah.
 
"Peradi dan Polri sudah ada kesepakatan (MoU). 346 advokat dipanggil sesuai mekanisme dan berjalan baik. Polisi sangat menghormati MoU yang ada. Namun, hanya masalah Bambang ditangkap polisi yang bermasalah," kata Ketua Bidang Pembelaan Profesi Advokat Peradi Hendrik C Hamman di Kantor YLBHI, Jalan Diponegoro, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (15/5/2015).
 
Bambang Widjojanto mendapatkan perlakuan berbeda. Wakil Ketua nonaktif KPK itu ditangkap saat mengantar anaknya ke sekolah. Setelah permasalahan ini mencuat, Peradi dan Polri melakukan komunikasi. Peradi langsung melakukan pendalaman terkait tuduhan kepada BW, panggilan Bambang.
 
Peradi tak menemukan kesalahan dan melayangkan surat ke Kapolri sebanyak dua kali untuk menghentikan kasus BW. Namun, polisi hanya membalas akan memperhatikan hal itu.
 
Hendrik menyayangkan tindakan penangkapan polisi yang dilakukan terhadap BW. Sebab, dalam MoU tahun 2012 lalu disebutkan, pemanggilan advokat harus dilakukan melalui Peradi.
 
"BW seorang advokat yang punya integritas, makanya kami minta segala pemanggilan kepada advokat melalui Peradi," tandas Hendrik
 
Sebelumnya, Kepala Bareskrim Polri Komjen Budi Waseso menyebut, penandatanganan MoU antara Peradi dan Polri dibuat pada tahun 2012. Sedangkan, kasus yang melibatkan Bambang Widjojanto terjadi pada tahun 2010, sebelum MoU itu dibuat.
 
"Tidak ada hubungannya antara MoU dengan kasusnya BW. Kasusnya sudah lama, sebelum ada MoU," kata Budi Waseso, Minggu 22 Februari.


(FZN)

Irman Kembali Diperiksa KPK sebagai Saksi Setnov

Irman Kembali Diperiksa KPK sebagai Saksi Setnov

8 hours Ago

KPK kembali memeriksa mantan Dirjen Dukcapil Kemendagri Irman. Irman diperiksa sebagai saksi un…

BERITA LAINNYA