Arga si Pencuri & Penjahat Kelamin Beraksi di Ancol dan TMII

Thomas Harming Suwarta    •    Jumat, 15 May 2015 19:38 WIB
penipuan
Arga si Pencuri & Penjahat Kelamin Beraksi di Ancol dan TMII
Ilustrasi perampokan. Antara

Metrotvnews.com, Jakarta: Pengakuan baru datang dari dua korban Ken Arga, 32, pelaku penipuan via media sosial. Selain benda berharganya diambil pelaku, korban juga mengalami pelecehan.

Korban inisial HN, 32, warga Rawamangun, Jakarta Timur melapor ke Mapolsek Pademangan, setelah membaca berita Ken Arga ditangkap. Heni mengaku mengenal Arga sepekan sebelum kopi darat pada Jumat 27 Maret.

"Saya di-add sama pelaku melalui menu people nearby. Karena saya masih single dan cari teman juga ya saya approve saja," kata HN menceritakan awal perkenalan dengan Arga, Jumat (15/5/2015).

Arga mengajak wanita yang bekerja sebagai sales promotion girl (SPG) di berbagai event tersebut berkenalan dan bertemu. "Dia telepon, SMS, BBM, whatsapp saya terus menanyakan kepastian kapan bisa bertemu," lanjut HN.

Jumat 27 Maret, HN bersedia bertemu Arga. Keduanya nonton di Bioskop Megaria, Cikini, Jakarta Pusat. Selesai nonton, Arga mengajak HN ke Ancol untuk menyaksikan live musik. "Di situlah dia mengambil tas dan harta benda saya," paparnya.

HN mengaku, saat berduaan di parkiran mobil di kawasan Ancol, pelaku melecehkannya. Arga membuka baju HN "Dagu saya dipegang oleh pelaku dan disuruh menatap matanya sampai lima menit," tambahnya.

HN mengaku saat itu sudah tidak sadar apa yang ia alami. Dia baru sadar usai salat Magrib jika kalung dan tasnya dibawa kabur Arga.

Namun semuanya berubah setelah HN usai menunaikan shalat Maghrib pada Pukul 18.30 WIB dan mengetahui bahwa kalung dan tasnya dibawa kabur oleh pelaku. Kerugian yang HN derita sekitar Rp5 juta.

Korban lain bernama YM, 30, warga Kelurahan Pasar Manggis, Kecamatan Setiabudi, yang berprofesi sebagai marketing.

YM tertarik kopi darat karena Arga mengaku ingin menjual mobilnya dengan harga murah. Kepada YM, Arga mengaku sebagai desainer mobil. "Dia ngajak ketemu untuk deal soal harga mobil yang mau ia jual di kawasan Taman Mini," ujarnya.

Sama dengan HN, YM juga mengalami pelecehan seksual. Arga meraba-raba tubuh dan membuka bajunya. "Ia membawa kabur tas saya yang berisi tiga handphone dan satu tas dengan nilai kurang lebih mencapai Rp12 juta," akunya.

Sementara itu, Kapolsek Pademangan Kompol Benny Alamsyah mengatakan hingga hari ini sudah ada 10 korban Arga yang melapor ke pihak kepolisian. Kata Benny, pelaku tidak hanya beraksi di Ancol, tapi juga di Taman Mini Indonesia Indah.

Para korban yang mengalami pelecehan seksual mengalami tekanan psikologis. "Bahkan ada korban yang dipecat dari pekerjaannya karena dokumen kerjanya dicuri," lanjut Benny.


(TRK)