Data AS Lemah, Dolar Melemah terhadap Euro

Antara    •    Sabtu, 16 May 2015 11:03 WIB
dolar as
Data AS Lemah, Dolar Melemah terhadap Euro
Ilustrasi (ANTARA FOTO/Wahyu Putro A)

Metrotvnews.com, New York: Kurs dolar melemah terhadap euro ke tingkat terendah tiga bulan pada Jumat (Sabtu pagi WIB), di tengah sejumlah data ekonomi AS yang lemah yang mengangkat perkiraan Federal Reserve akan menunda keputusan kenaikan suku bunga lebih lama.

"Produksi industri AS turun 0,3 persen pada April untuk kerugian bulanan kelima berturut-turut, gagal memenuhi ekspektasi pasar," kata Federal Reserve Jumat, atau Sabtu (16/5/2015) waktu Indonesia.

Sementara itu, menurut laporan University of Michigan, sentimen konsumen AS jatuh ke angka 88,6 di awal Mei, tingkat terendah sejak November dibandingkan dengan tingkat akhir April yang ada di angka 95,9. Dampak dari data itu paling dirasakan oleh dolar.

Greenback jatuh ke tingkat terendah tiga bulan di 1,1466 euro setelah rilis data yang lemah. Indeks dolar, yang mengukur Greenback terhadap enam mata uang lainnya, turun 0,19 menjadi 93,283 pada akhir perdagangan.

Pada akhir perdagangan di New York, euro naik menjadi 1,1461 dolar dari 1,1399 dolar di sesi sebelumnya, dan pound Inggris turun menjadi 1,5770 dolar dari 1,5744 dolar di sesi sebelumnya. Dolar Australia turun ke 0,8047 dolar dari 0 8069 dolar.

Dolar AS dibeli 119,29 yen Jepang, lebih tinggi dari 119,22 yen dari sesi sebelumnya. Dolar AS naik ke 0,9144 franc Swiss dari 0,9129 franc Swiss, dan meningkat menjadi 1,2009 dolar Kanada dari 1,1994 dolar Kanada.



(ABD)