Pemerintah-Pertamina Sepakat Kaji Pola Penetapan Harga

Annisa ayu artanti    •    Sabtu, 16 May 2015 11:21 WIB
harga bbm
Pemerintah-Pertamina Sepakat Kaji Pola Penetapan Harga
Ilustrasi Pertamina (ANTARA FOTO/Widodo S. Jusuf)

Metrotvnews.com, Jakarta: Pemerintah dan PT Pertamina (Persero) saat ini sedang mempersiapkan formula khusus mengenai harga bahan bakar minyak (BBM) untuk lebih dapat menjaga situasi ekonomi sosial. Hal ini terkait dengan kericuhan yang sering terjadi bila ada pengumuman kenaikan harga BBM.

Perubahan harga BBM yang terlampau dekat sedang dikaji pemberlakukan harga dengan periode antara tiga hingga enam bulan sehingga tidak membingungkan masyarakat.

“Perlu kami sampaikan, saat ini pemerintah dan Pertamina sedang mengkaji pola penetapan harga BBM yang mempertimbangkan sosial ekonomi masyarakat,” ujar Direktur Jenderal Minyak Dan Gas Bumi IGN Wiratmaja Puja, seperti dikutip di siaran pers Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral, Jakarta, Sabtu (16/5/2015).

Wiratmaja mengatakan, harga yang saat ini berlaku merupakan kesepakatan antara Komisi VII DPR RI, Pemerintah dan Pertamina. Dan, karena tahun ini adalah tahun pertama pemberlakuan premium tanpa subsidi maka perlu pengalaman dan pola.

“Jika tren harga minyak dunia turun terus maka harga BBM akan tetap atau turun, dan jika naik maka tentunya akan naik juga,” lanjut Wiratmaja.
 
Senior Vice Presiden Marketing and Distribution Pertamina Suhartoko membenarkan pernyataan Wiratmaja tersebut bahwa saat ini pemerintah bersama Pertamina sepakat mengkaji pola penetapan harga dengan periode waktu tiga hingga enam bulan. “Kita berharap masih sesuai dengan kemampuan masyarakat,” ujar Suhartoko.

Suhartoko menjelaskan, selain menjalankan tugas sebagai badan usaha milik Negara (BUMN) yaitu sebagai koorporasi murni dan menjalankan tugas negara, membuat Pertamina tidak dapat begitu saja dengan bebas mengeluarkan sebuah kebijakan.

“Untuk hal-hal yang sensitif Pertamina harus berkoordinasi dengan Pemerintah,” tandas Suhartoko.


(ABD)