Mendag Bakal Stop Penjualan & Impor Rokok Elektronik

Dian Ihsan Siregar    •    Sabtu, 16 May 2015 15:04 WIB
kementerian perdagangan
Mendag Bakal Stop Penjualan & Impor Rokok Elektronik
Menteri Perdagangan Rachmat Gobel (kanan) (ANTARA FOTO/Yudhi Mahatma)

Metrotvnews.com, Jakarta: Menteri Perdagangan (Mendag) Rachmat Gobel mengatakan, aturan larangan penjualan dan impor rokok elektronik (e-cigarette) sedang disiapkan dengan baik. Hal ini dilakukan karena e-cigarette sangat berbahaya untuk kesehatan masyarakat. Apalagi, saat ini sudah banyak yang mengkonsumsi.

"Alasan utama kesehatan, tapi aturan ini masih belum pasti kapan bisa direalisasikan di publik," ucap Gobel, ditemui di acara bertajuk Surutnya Kinerja Ekonomi-Politik Kabinet Kerja, di Gado-Gado Boplo Menteng, Jakarta, Sabtu (16/5/2015).

Menurut dia, rekomendasi pelarangan e-cigarette dikalangan publik berasal dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes). Karenanya, kajian detail mengenai pelarangan e-cigarette yang benar-benar mengetahui adalah pihak Kemenkes.

"Detailnya Kemenkes yang tahu. Kajian itu bisa ditanyakan ke Kemenkes secara detail," jelas dia.

Seperti diketahui, Dirjen Standardisasi Perlindungan Konsumen Kemendag Widodo pernah menjelaskan, ada satu aturan yang akan keluar dari Kemendag mengenai larangan impor dan perdagangan rokok elektrik atau e-cigarette. Larangan e-cigarette dilakukan dikarenakan dampaknya sangat berbahaya dengan kesehatan. Sebab, e-cigarette mengandung zat nikotin yang berbahaya bagi kesehatan.


(ABD)

KPK Pertimbangan <i>Second Opinion</i> Soal Setnov

KPK Pertimbangan Second Opinion Soal Setnov

1 hour Ago

KPK masih mempertimbangkan keterangan dokter atau pihak IDI terkait perawatan kesehatan yang se…

BERITA LAINNYA