Raja Maroko Izinkan Aborsi untuk Korban Pemerkosaan

Fajar Nugraha    •    Sabtu, 16 May 2015 16:32 WIB
maroko
Raja Maroko Izinkan Aborsi untuk Korban Pemerkosaan
Foto: abortion.us.legal

Metrotvnews.com, Rabat: Raja Markoko Mohammed VI mengendurkan aturan ketat mengenai aborsi. Kali ini aborsi diperbolehkan kepada perempuan yang menjadi korban pemerkosaan, kejahatan seksual sedarah dan kehamilan yang mengancam jiwa sang ibu.
 
Seperti dilansir The Washington Post, Sabtu (16/5/2015), keputusan ini diambil oleh Raja Mohammed setelah mendapatkan rekomendasi dari Menteri Kehakiman, Menteri Agama dan Kepala Organisasi HAM. 
 
Hukum di Maroko sebelumnya hanya mengizinkan aborsi jika terjadi ancaman kepada kesehatan sang ibu. Namun perdebatan muncul di masyarakat sejak Februari lalu, untuk memperlonggar aturan ketat itu.
 
Komiter rekomendasi mengatakan, mayoritas luas masyarakat Maroko masih mendukung aborsi yang dibatasi.
 
Meskipun dianggap melanggar hukum, aborsi ilegal kerap terjadi di Maroko. Lembaga swadaya masyarakat memperkirakan sekitar 600 hingga 800 aborsi setiap harinya.



(FJR)

Panitera Jual BAP Miryam Rp2 Juta

Panitera Jual BAP Miryam Rp2 Juta

28 minutes Ago

Anton mengaku menghubungi salah satu panitera, Siswanti, untuk meminta tolong mencarikan BAP mi…

BERITA LAINNYA