Tips Perlengkapan Berkendara

Masker yang Dijual di Apotek Bukan untuk Berkendara

Ekawan Raharja    •    Minggu, 17 May 2015 09:07 WIB
tips motor
Masker yang Dijual di Apotek Bukan untuk Berkendara
Menggunakan masker seperti ini, tidak cocok untuk berkendara. MTVN/Ekawan Raharja

Metrotvnews.com, Jakarta: Polusi dan debu di jalanan merupakan salah satu musuh pada bikers. Salah cara untuk menghindari musuh bebuyutan para bikers ini adalah dengan menggunakan masker mulut yang biasa dijual di apotek.

Tetapi nyatanya masker jenis ini tidak efektif untuk mencegah berbagai zat polusi masuk kedalam tubuh kita. Menurut dr Nandika Nurfitria, dokter di klinik K24 Hankam Bekasi, zat-zat polusi dan debu yang terlalu halus dapat dengan mudah melewati masker yang biasanya berwarna hijau tersebut.

"Masker yang warna hijau yang biasa di jual di apotek tersebut bukan masker yang dipakai untuk berkendara. Pakai masker tersebut tidak efektif untuk mencegah polusi dan debu-debu untuk masuk melalui hidung," terang dr Nandika Nurfitria saat ditemui di kliniknya.

wanita yang berencana mengambil spesialisasi salah satu bidang di kedokteran itu menjelaskan, bahwa Infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) selalu mengintai para pengendara. ISPA sendiri merupakan penyakit nomer satu di Indonesia.

Dr Nandika sendiri menyarankan agar para pengendara motor agar menggunakan masker yang terbuat dari kain yang agak tebal, biasanya dijual di toko-toko aksesoris motor. Tetapi wanita berjilbab ini mewanti-wanti agar para pengendara untuk rajin mencuci masker yang dikenakannya tersebut, maksmimal 2 hari sekali.


(UDA)