Polisi 'Koboi' AKP TI Didesak Mundur dari Polda DIY

Ahmad Mustaqim    •    Minggu, 17 May 2015 13:08 WIB
polisi
Polisi 'Koboi' AKP TI Didesak Mundur dari Polda DIY
Foto: Ilustrasi/Metrotvnews.com

Metrotvnews.com, DI Yogyakarta: Anggota Polda Daerah Istimewa Yogyakarta, AKP TI yang dilaporkan kerap bertindak arogan dengan menembak warga didesak mundur dari kepolisian. Aksi 'koboi' AKP TI sangat meresahkan warga.

Aksi 'koboi' AKP TI melukai seorang warga Puluhdadi, Dusun Seturan, Caturtunggal, Depok, Sleman, DIY, Jumat (15/5/2015). Saat itu, korban bernama Fendi Dwi Pramono, 23, melintasi rumah AKP TI. Korban ditembak menggunakan airsoft gun ke arah mobil colt yang dikendarainya.

Warga Puluhdadi geram lantaran AKP TI sering menyerang warga yang melintas di depan rumahnya. Aksi 'koboi' AKP TI itu pun dilaporkan warga.

"Ulah oknum polisi tersebut sudah jelas meresahkan warga sekitar dan bukan kali pertama dilakukan. Atas dasar tersebut, sanksi tegas harus diberikan yakni berupa pemecatan dengan tidak hormat dan dibawa ke pengadilan umum," kata Kepala Biro Humas Jogja Police Watch (JPW), Baharudin Kamba, kepada Metrotvnews.com, Minggu (17/5/2015).

Baharudin menyatakan JPW siap mengawal kasus ini hingga selesai. Ia juga mengatakan siap menerima aduan dari masyarakat apabila merasa terganggu oleh ulah oknum polisi 'koboi' itu. Aksi koboi itu dapat merusak citra kepolisian.

"Jika kasus ini tidak dituntaskan, dikhawatirkan kasus serupa akan kembali terjadi," katanya.

Kepala Bidang Humas Polda DIY, Anny Pudjiastuti berdalih jika anggotanya itu khilaf lantaran anaknya sedang sakit. Anny mengatakan pelaku geram saat pengguna jalan yang melintas di depan rumahnya menggeber knalpot sehingga mengganggu anaknya yang sakit.

"Mungkin lagi emosi. Tapi tetap tindakan itu tidak bisa dibenarkan, apalagi anggota kepolisian," ujar Anny.

Ia menambahkan, saat ini Polda DIY memeriksa dan meminta keterangan dari korban dan pelaku. "Kami ada prosedur. Tidak mungkin asal memecat," pungkasnya.


(TTD)