Upgrade Windows 10 dari Versi Bajakan Ternyata Tidak Gratis

Riandanu Madi Utomo    •    Minggu, 17 May 2015 13:16 WIB
microsoft
Upgrade Windows 10 dari Versi Bajakan Ternyata Tidak Gratis
Upgrade ke Windows 10 harus melalui Windows versi orisinil

Metrotvnews.com: Microsoft memang menginginkan sistem operasi terbarunya, yaitu Windows 10 dapat digunakan oleh banyak pihak. Untuk itulah Microsoft menjanjikan "upgrade gratis" bagi para pengguna Windows 7 dan Windows 8 agar para pengguna Windows 10 semakin banyak.

Lantas bagaimana dengan Windows bajakan? Microsoft baru-baru ini mengklarifikasi pernyataannya mengenai upgrade gratis ke Windows 10 dengan menambahkan bahwa untuk para pengguna Windows bajakan, pembaruan tersebut tidak akan gratis.

Yang dimaksud dengan tidak gratis oleh Microsoft adalah bahwa pengguna Windows bajakan bisa saja meng-upgrade sistem operasi mereka ke Windows 10 melalui Windows Update, tetapi Windows 10 mereka akan berbeda dengan pengguna Windows versi orisinil. Pengguna Windows bajakan akan mendapatkan watermark yang menandakan bahwa Windows 10 mereka tidak orisinil. Tanda tersebut akan terus muncul selama pengguna Windows 10 tersebut tidak membeli lisensi asli dari Microsoft.

Salah satu juru bicara Mcirosoft, Terry Myerson, mengatakan bahwa hal tersebut dilakukan untuk meningkatkan kesadaran di masyarakat bahwa menggunakan program bajakan adalah salah. Terry juga mengatakan bahwa pengguna diharapkan mengembalikan PC yang dibelinya jika mendapatkan tanda "Windows bajakan" pada layar PC-nya. Sementara itu, Windows 10 sendiri akan dirilis pada kuartal ketiga tahun ini, yang diperkirakan jatuh pada bulan Juli mendatang. (SlashGear)


(ABE)