Vonis Mati Mantan Presiden Mesir Tuai Kontroversi

Willy Haryono    •    Minggu, 17 May 2015 13:35 WIB
politik mesir
Vonis Mati Mantan Presiden Mesir Tuai Kontroversi
Mantan Presiden Mesir Mohamed Morsi mengangkat tangannya di balik jeruji besi di Kairo, Sabtu (16/5/2015). AFP / KHALED DESOUKI

Metrotvnews.com, Kairo: Pengadilan di Mesir menjatuhkan vonis mati kepada mantan Presiden Mohamed Morsi pada Sabtu (16/5/2015). Morsi dianggap bersalah atas tuduhan mata-mata dan kabur dari penjara. 

Vonis mati menuai kontroversi dari berbagai kalangan, yang menyebut pengadilan terhadap Morsi cacat hukum. Seluruh tudingan yang dilayangkan kepada Morsi juga dianggap tidak sah.

"Mereka bersikukuh melayangkan gugatan kepada siapapun yang berpartisipasi dalam Revolusi 25 Januari. Semua gugatan tidak sesuai dengan standar hukum internasional," ucap Mohamed Soudan, anggota senior Muslim Brotherhood atau Ikhwanul Muslimin. 

Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan mengkritik Mesir atas vonis mati tersebut dan menuding dunia Barat telah bersikap munafik. "Saat Barat mengecam hukuman mati, mereka hanya bisa melihat kelanjutan vonis mati di Mesir. Mereka tidak bisa berbuat apa-apa," tutur Erdogan seperti dilansir kantor berita Anatolian.

Sementara itu grup hak asasi manusia Amnesty International menyebut persidangan Morsi hanya sandiwara. "Memvonis mati Mohamed Morsi setelah melewati persidangan tak adil menunjukkan penghinaan terhadap HAM. Dia ditahan selama berbulan-bulan tanpa kuasa hukum," sebut perwakilan grup tersebut. 

Morsi, -presiden terpilih pertama Mesir- dilengserkan dari kekuasaannya pada Juli 2013 lalu. Lengsernya Morsi terjadi setelah protes yang dilakukan oleh rakyat Mesir, karena dianggap memecah belah persatuan.


(WIL)

KPK Bakal Pelajari Pernyataan Miryam

KPK Bakal Pelajari Pernyataan Miryam

21 hours Ago

Miryam S. Haryani yang menyebut ada pertemuan anggota Komisi III DPR dengan pejabat KPK setingk…

BERITA LAINNYA