Konflik Golkar

Yusril: Menkumham Akui Salah Kutip Putusan

Tri Kurniawan    •    Senin, 18 May 2015 06:43 WIB
golkar
Yusril: Menkumham Akui Salah Kutip Putusan
Yusril Ihza Mahendra (kanan) mendengarkan putusan di Pengadilan Negeri Jakarta Barat, Selasa (24/2). Antara Foto/David Muharmansyah

Metrotvnews.com, Jakarta: Yusril Ihza Mahendra percaya diri hakim Pengadilan Tata Usaha Negara mengabulkan gugatan kliennya Golkar kubu Aburizal Bakrie terhadap Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly.

Dia mengatakan, dalam persidangan Menkumham Yasonna melalui kuasa hukumnya mengakui salah kutip putusan Mahkamah Partai Golkar dalam membuat Surat Keputusan yang mengakui kepengurusan Golkar versi Agung Laksono.

"Dalam sidang tiga kali, Menkumham mengakui bahwa yang dikutipnya dalam membuat SK pengesahan kubu Agung bukan putusan Mahkaham Partai Golkar," kata Yusril melalui Twitter, Minggu 17 Mei.

Yusril menegaskan, dalam hukum acara baik pidana, perdata maupun TUN pengakuan terdakwa atau tergugat merupakan bukti yang sempurna. Maka bukti-bukti lain sudah tidak penting lagi.

"Kalau Menkumham sudah mengakui dia salah kutip putusan Mahkamah Partai, bukti-bukti lain tidak penting lagi. Hakim tinggal batalkan SK Menkumham," tukasnya.

Hari ini, Hakim PTUN akan mengeluarkan putusannya terkait polemik SK Menkumham. Putusan sela PTUN sudah menangguhkan pemberlakuan SK Menkumham. Sidang di PTUN sudah digelar sejak awal bulan lalu.


(TRK)