ISIS Merajalela, Pasukan Irak Mundur dari Ramadi

Willy Haryono    •    Senin, 18 May 2015 10:08 WIB
isis
ISIS Merajalela, Pasukan Irak Mundur dari Ramadi
Salah satu tentara Irak bersiap menghadapi ISIS di distrik Hosh, Ramadi, provinsi Anbar, Irak, 11 Maret 2015. AFP / AZHAR SHALLAL

Metrotvnews.com, Ramadi: Pemerintah Irak menarik mundur pasukannya dari markas terakhir di Ramadi, provinsi Anbar, seiring semakin merajalelanya kelompok militan Islamic State (ISIS), Minggu (17/5/2015).

"Pusat komando operasi Anbar telah ditutup," ucap Muhannad Haimour, juru bicara dan penasihat gubernur provinsi Anbar kepada AFP. Sejumlah petugas keamanan mengonfirmasi mundurnya pasukan Irak. 

ISIS, yang sudah menguasai banyak wilayah di Anbar, menggunakan serangkaian bom bunuh diri sejak Kamis dan Jumat untuk menguasai sepenuhnya Ramadi.

Tentara, polisi, pasukan anti-terorisme dan pejuang lokal tersudut di sebuah pusat komando terakhir Ramadi di Euphrates. 

"Ramadi belum sepenuhnya dikuasai (ISIS), masih ada beberapa orang yang bertempur," kata Haimour bersikukuh. 

Kolonel Polisi Jabbar al-Assafi menyebut pasukan pemerintah telah mundur dari Ramadi dan berkumpul di wilayah pinggiran kota tersebut. 

"Pasukan keamanan, tentara dan polisi, telah ditarik dari Ramadi. Mereka menuju ke jalan raya utara di sebelah barat kota," tutur dia via telepon kepada AFP.



(WIL)