Industri Bisnis Rekrutmen Terseret Pelambatan Ekonomi

Ade Hapsari Lestarini    •    Senin, 18 May 2015 10:15 WIB
pertumbuhan ekonomi
Industri Bisnis Rekrutmen Terseret Pelambatan Ekonomi
Para pencari kerja sedang melihat-lihat lowongan kerja. ANTARA FOTO/R. Rekotomo

Metrotvnews.com, Jakarta: Penurunan produk domestik bruto (PDB) Indonesia selama empat tahun terakhir mulai berimbas negatif bagi bisnis rekrutmen nasional.

"Namun, pencarian kandidat yang tepat dengan tarif gaji yang sesuai tetap menjadi tantangan yang besar bagi perusahaan-perusahaan di Indonesia," ujar Direktur Monroe Consulting Group Indonesia, Bagus Hendrayono, dalam hasil risetnya seperti dikutip dalam siaran persnya, di Jakarta, Senin (18/5/2015).

Menurut dia, alasan di balik sulitnya mencari kandidat tersebut karena adanya kebijakan-kebijakan pemerintah yang kurang mendukung datangnya ekspatriat ke Indonesia. Kemudian belum sempurnanya sistem edukasi di Indonesia untuk melahirkan calon-calon pekerja yang dibutuhkan oleh Indonesia.

"Banyak juga dari lulusan-lulusan unggulan dari universitas-universitas dalam maupun luar negeri yang tidak tertarik untuk bekerja untuk perusahaan korporasi," ungkap Bagus Hendrayono.

Bahkan, tambahnya, sebagian dari lulusan terbaik cenderung memilih untuk bekerja di luar negeri atau bergabung dalam perusahaan keluarga.

Sekadar informasi, survey tersebut berdasarkan riset tahunan yang dilakukan oleh agensi rekrutmen terdepan, penurunan aktifitas ekonomi di Indonesia mulai memberikan dampak bagi bisnis rekrutmen dalam negeri.

Pada 2015, Monroe Consulting Group, sebuah agensi rekrutmen internasional yang menjadi salah satu agensi rekrutmen terbaik di Indonesia merilis sebuah dokumen hasil penelitian independen yang melibatkan 500 eksekutif dan 50 perusahaan besar di Indonesia sebagai responden penelitian mereka.


(AHL)