Kemenpora Bakal Mengajukan Bukti Bantahan Gugatan PSSI

Hilman Haris    •    Senin, 18 May 2015 11:20 WIB
kisruh pssi
Kemenpora Bakal Mengajukan Bukti Bantahan Gugatan PSSI
Menpora, Imam Nahrawi memutuskan untuk membekukan PSSI sehingga membuat kompetisi sepak bola di Indonesia dihentikan (MTVN)

Metrotvnews.com, Jakarta: Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) akan mengajukan bukti-bukti permulaan untuk membantah sejumlah dalil-dalil gugatan Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) terhadap surat keputusan Menpora. Bukti-bukti permulaan dari pihak Kemenpora yang akan dilakukan dalam persidangan lanjutan di Pengadilan Tata Usaha Negara Jakarta Timur, Senin, itu akan membantah tuntutan PSSI yang meminta penundaan keberlakuan SK Menpora nomor 01307 dalam putusan sela.

Tim hukum PSSI meminta hakim untuk memutuskan penundaan sementara keberlakuan SK Menpora yang membekukan PSSI selama masa persidangan berlangsung. Penundaan keberlakuan SK Menpora tersebut akan dimanfaatkan oleh PSSI menggelar pertandingan dan mendapatkan izin keramaian dari kepolisian.

"Bukti-bukti permulaan itu sebagai pertimbangan hakim dalam memutuskan penundaan keberlakuan SK Menpora. Kalau SK ditunda, minimal dapat izin dari kepolisian, kompetisi bisa jalan," kata Direktur Hukum PSSI Aristo Pangaribuan.

Sidang gugatan PSSI sebelumnya digelar pada Kamis 7 Mei secara tertutup dengan agenda pengajuan bukti-bukti permulaan dari pihak PSSI. Induk organisasi sepak bola di Indonesia tersebut memberikan bukti permulaan di muka sidang sebanyak 22 alat bukti.

Bukti-bukti tersebut berupa dokumen-dokumen mengenai berbagai hal yang berkaitan dengan PSSI dan peraturan keorganisasiannya. "Pertama, bahwa PSSI adalah badan hukum yang mandiri, selanjutnya ada tentang statuta PSSI, hasil kongres, dan lain-lainnya," kata Aristo.

Ia menekankan bukti permulaan yang dianggap kuat untuk pertimbangan putusan sela adalah beberapa pucuk surat dari FIFA yang ditujukan untuk
PSSI. Selain bukti tersebut, ada pula sejumlah kliping berita tentang PSSI di media massa.

"Stressing-nya ada surat FIFA yang pertama dan kedua. Kemudian bukti keikutsertaan Indonesia di SEA Games, keikutsertaan Persib dan Persipura di Piala AFC," tutup Aristo. (ANT)


(HIL)

KPK Hadirkan Tiga Ahli di Praperadilan Novanto

KPK Hadirkan Tiga Ahli di Praperadilan Novanto

21 minutes Ago

KPK akan menghadirkan tiga ahli dalam lanjutan sidang praperadilan Setya Novanto di Pengadilan …

BERITA LAINNYA