Dipecat dari Kepsek SMA 3, Ini Pesan Ahok untuk Retno

Wanda Indana    •    Senin, 18 May 2015 12:27 WIB
basuki tjahaja purnama
Dipecat dari Kepsek SMA 3, Ini Pesan Ahok untuk Retno
Gubernur Provinsi DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama. (Foto: fikar)

Metrotvnews.com, Jakarta: Retno Listyarti keberatan dirinya dipecat dari jabatan Kepala SMA 3 Jakarta oleh Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta, Arie Budhiman. Retno dikembalikan menjadi guru di SMA Negeri 13, Jakarta Utara.
 
Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama mengatakan, kepala sekolah bukan jabatan, melainkan tugas tambahan. Jika Retno memiliki kesibukan lain, lebih baik Ia menjadi guru.
 
"Kepala sekolah bukan hak atau jabatan. Kepsek hanya tugas tambahan seorang guru. Dia (Retno) berargumentasi, jabatan Sekjen organisasi lebih penting daripada Kepsek. Berarti anda tidak bisa saya kasih tugas tambahan sebagai Kepsek," kata Ahok di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Senin (18/5/2015).
 
Mantan Bupati Belitung Timur meminta Retno menjadi guru yang baik. Ahok khawatir, kesibukan sebagai Sekjen Forum Serikat Guru Indonesia (FSGI) akan menggangu kegiatannya sebagai guru.
 
"Saya baik kepada Retno, kalau Ia sibuk mengurus LSM mau ke (acara) TV atau ke mana ya silahkan. Tetapi, jadilah guru yang baik, jangan jadi kepsek lagi. Kalau dia mau main politik silahkan saja," pesan Ahok.
 
‎Sebelumnya, Retno menuding pencopotan dirinya tanpa melalui pemeriksaan terlebih dahulu. Namun, Kadisdik DKI, Arie Budhiman menjelaskan, pencopotan sudah melalui berbagai prosedur dan pemeriksaan.  Berdasarkan laporan yang diterima Arie dari Kepala Suku Dinas Pendidikan Jakarta Selatan, Retno tidak mengambil naskah soal Ujian Nasional di sekolah subrayon sebelum diwawancara televisi swasta di SMA 2 Olimo Jakarta Barat.
 
"Ujian sekolah tanggung jawab penuh penyelenggara sekolah. Pagi-pagi sebelum ujian, kepala sekolah sudah harus mengambil naskah soal di sekolah subrayon, tetapi laporannya beliau tidak mengerjakan itu. Hal seperti ini sangat penting dan perlu dia perhatikan," kata Arie.
 
Pemecatan Retno ini, merupakan instruksi gubernur agar membersihkan sekolah dari kepala sekolah yang arogan dan sulit diatur. "Pak Gubernur instruksikan,'bersihkan sekolah dari kepala sekolah yang belagu, arogan, dan tidak punya rasa tanggung jawab ke sekolahnya,” ujarnya.


(FZN)