PTUN Tak Berwenang Cabut Spanduk #SaveGolkar No Ical

Damar Iradat    •    Senin, 18 May 2015 13:17 WIB
golkar
PTUN Tak Berwenang Cabut Spanduk #SaveGolkar No Ical
Spanduk #Save Golkar No Ical. Foto: MTVN.com/Damar Iradat

Metrotvnews.com, Jakarta: Pengadilan Tata Usaha Negara Jakarta tak tahu menahu spanduk "#SaveGolkar No Ical". Spanduk itu terpampang di sekitar PTUN. Hari ini PTUN membacakan putusan gugatan dualisme pengurus Golkar. 

"Justru itu kami tidak tahu (soal spanduk). Kami kan tidak bisa larang siapa pun yang mau masang spanduk," kata seorang pegawai PTUN yang menolak menyebut namanya, Senin (18/5/2015).

PTUN Jakarta tidak berwenang mencabut spanduk tersebut. Menurut dia, kewenangan mencabut spanduk tersebut ada di Satpol PP.

"Yang masang tidak ketahuan siapa. Lagipula itu bukan lingkup kami, kalau pasang dipagar PTUN, pasti sudah disuruh copot. Pihak keamanan kami juga tidak ada yang tahu," kata dia.

Spanduk bertuliskan '#SaveGolkar No Ical' bertebaran di sekitar Gedung Pengadilan Tata Usaha Negara Jakarta. Siang ini, hakim akan membacakan putusan gugatan Golkar kubu Aburizal Bakrie (Ical).

Pantauan Metrotvnews.com, ada tiga spanduk terpampang di sekitar Gedung PTUN Jakarta, Jalan Sentra Primer Baru Timur, Pulo Gebang, Jakarta Timur, Senin (18/5/2015).

Warga di sekitar Gedung PTUN mengaku tak tahu siapa yang memasang spanduk dengan nada menyindir Ketua Umum Golkar versi Munas di Bali, Ical.

"Sekitar pukul 05.00 WIB sudah ada spanduk itu. Kemarin-kemarin belum ada itu spanduk," ujar seorang pedagang Ana, 46.


(DOR)