Hadi Poernomo: Keberatan Pajak Bukan Wewenang KPK

Arga sumantri    •    Senin, 18 May 2015 13:34 WIB
hadi poernomopraperadilan
Hadi Poernomo: Keberatan Pajak Bukan Wewenang KPK
Mantan Dirjen Pajak Hadi Poernomo menjalani sidang perdana praperadilan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Senin 18 Mei 2015. Antara Foto/Hafidz Mubarak

Metrotvnews.com, Jakarta: Hadi Poernomo membacakan permohonan praperadilan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. Salah satu poinnya adalah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tidak berwenang menyidik kasus keberatan pajak.

Di depan majelis hakim dan tim kuasa hukum KPK, mantan Dirjen Pajak itu membacakan langsung permohonan tanpa kuasa hukum.

"Keberatan pajak bukan merupakan objek penyidikan pajak. Andai benar sebagai objek penyidikan pajak, bukan merupakan kewenangan termohon (KPK)," kata Hadi, Senin (18/5/2015).

Menurut Hadi, KPK berwenang melakukan penyelidikan jika ada indikasi suap. "Termohon tidak punya kewenangan melakukan penyelidikan kecuali ada suap-menyuap," ujarnya.

Sudah dua jam lebih Hadi Poernomo membacakan isi gugatan permohonan praperadilan. Pantauan Metrotvnews.com, Hadi terlihat cukup lelah. Tiga kali sidang di skors beberapa saat lantaran Hadi Poernomo meminta izin istirahat minum.

Hadi merupakan tersangka dugaan korupsi dalam permohonan keberatan pajak yang diajukan Bank Central Asia (BCA). KPK menetapkan Hadi Poernomo sebagai tersangka pada 21 April 2014.

Kasus ini diduga terjadi saat Hadi masih menjabat sebagai Dirjen Pajak pada 2002-2004. Dia diduga mengubah telaah direktur PPH mengenai keberatan SKPN PPH BCA.


(TRK)

KPK Hadirkan Tiga Ahli di Praperadilan Novanto

KPK Hadirkan Tiga Ahli di Praperadilan Novanto

22 minutes Ago

KPK akan menghadirkan tiga ahli dalam lanjutan sidang praperadilan Setya Novanto di Pengadilan …

BERITA LAINNYA