Pertamina akan Akuisisi 51% Kilang di Asia Tenggara

Annisa ayu artanti    •    Senin, 18 May 2015 14:44 WIB
pertamina
Pertamina akan Akuisisi 51% Kilang di Asia Tenggara
Ilustrasi kilang minyak -- FOTO: ANTARA/Yudhi Mahatma

Metrotvnews.com, Jakarta: PT Pertamina (Persero) berencana mengakuisisi 51 persen kilang minyak di luar negeri tepatnya di Asia Tenggara sebagai upaya untuk menambah pasokan dalam negeri.

Direktur Pengelolaan Pertamina Rahmat Hardadi mengatakan akan mengakuisisi kilang minyak dengan kapasitas 220 ribu barel per hari di Asia Tenggara. Namun dia tidak mengatakan lebih lanjut di mana lokasi persis kilang tersebut.

"Iya di Asia Tenggara. Kalau itu masuk artinya 220 ribu sesuai dengan share kepemilikan 51 persen," kata Rahmat saat diskusi Diskusi Publik Pengembangan Produk-Produk Pengolahan Pertamina, di Gedung Pusat Pertamina, Jalan Medan Merdeka Timur No.1, Jakarta, Senin (18/5/2015).

Ia mengatakan, kilang ini akan memproduksi sweet crude yang sangat cocok untuk minyak-minyak yang berasal dari domestik. Namun, tidak semua yang diproduksi melalui kilang tersebut merupakan sweet crude, melainkan bisa dicampur dengan minyak dari Timur Tengah.

Sementara untuk segi kebijakan dalam akuisisi ini, Rahmat juga mengatakan akan tetap mengotimalkan minyak-minyak yang berasal dari produksi Pertamina sendiri.

"Kan di Pertamina ada Pertamina Eksplorasi Produksi. Itu akan dioptimumkan. Sehingga kaitannya dengan akuisisi kilang ini bukan semata-mata mengakuisisi kilang untuk produksi Bahan Bakar Minyak (BBM) tapi akan kami sinergikan," ujar dia.

Ia menjelaskan, nantinya pengelolaan di kilang itu akan sepenuhnya dikendalikan oleh Pertamina. "Minyaknya dari EP Pertamina. Yang mengelola mengolahnya, pengolahan. Yang menjualnya, dari direktorat pemasaran. Jadi kami akan sinergikan antardirektorat. Ini sesuai BUD yang diusulkan dari Direktur Utama bahwa Pertamina satu," pungkas dia.


(AHL)