Ini 7 Kriteria Pejabat DKI yang Dipecat

Wanda Indana    •    Senin, 18 May 2015 15:09 WIB
basuki tjahaja purnama
Ini 7 Kriteria Pejabat DKI yang Dipecat
Gubernur Provinsi DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama. (Foto: Wanda)

Metrotvnews.com, Jakarta: Gubernur Provinsi DKI Jakarta Basuki 'Ahok' Tjahaja Purnama memecat 57 Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) eselon III dan IV dari jabatannya. Ada tujuh kriteria yang membuat mereka didemosi atau distafkan.
 
Kepala BKD DKI Jakarta Agus Suradika mengatakan, penggantian pejabat eselon bukan berdasarkan suka atau tidak suka atasan kepada bawahan. Namun, pejabat eselon II berhak memberikan penilaian berdasarkan tujuh kriteria yang ditetapkan BKD DKI.
 
“Tidak ada nilai berdasarkan like atau dislike. Tetapi ada tujuh kriteria yang menentukan seorang pejabat eselon dirotasi, mutasi, promosi bahkan didemosi,” kata Agus seusai pelantikan pejabat eselon III dan IV di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Senin (18/5/2015).
 
Tujuh kriteria tersebut, pertama, pejabat eselon mengundurkan diri. Kedua, karena sakit, sehingga tidak bisa melaksankaan tugasnya lagi. Ketiga, tersangkut masalah moral. “Misalnya terjadi kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT), istrinya komplain atau protes dan sudah melalui pemeriksaan inspektorat,” ujarnya.
 
Kriteria keempat, pejabat tersebut terungkap bermain-main dengan uang negara. Seperti menyogok, menyuap serta meminta upeti atau pungutan liar (pungli) kepada masyarakat.
 
Kelima, bermain proyek dengan menggelembungkan anggaran. Keenam, tidak disiplin dalam bekerja. “Misalnya, tidak masuk kerja dalam waktu lama tanpa alasan,” ungkapnya.
 
Kriteria ketujuh, pejabat itu tidak berpartisipasi dalam kegiatan kerja bakti yang ada di kelurahan atau kecamatan. “Misalnya ada kerja bakti membersihkan saluran air, Sudin PU Tata Air harus ada di situ. Camat dan lurah tentu punya catatan siapa saja pejabat eselon III dan IV yang tidak berpartisipasi,” jelasnya.


(FZN)