Dubes Burhan Kritis, Keluarga Bersiap Hadapi Skenario Terburuk

Fajar Nugraha    •    Senin, 18 May 2015 18:26 WIB
kecelakaan helikopter
Dubes Burhan Kritis, Keluarga Bersiap Hadapi Skenario Terburuk
Rumah Sakit General Hospital di Singapura tempat dirawatnya Dubes RI untuk Pakistan, Burhan Muhammad. AFP / ROSLAN RAHMAN

Metrotvnews.com, Jakarta: Duta Besar Indonesia untuk Pakistan Burhan Muhammad berada dalam kondisi kritis di General Hospital Singapura, Senin (18/5/2015). 

Sang dubes yang mengalami kecelakaan di Pakistan pada 8 Mei itu mengalami luka bakar hingga 70 persen. 

"Dokter masih melakukan yang terbaik buat Pak Dubes. Kita juga terus mendoakan," ucap Direktur Perlindungan WNI dan BHI Kemlu RI Lalu Muhammad Iqbal kepada Metrotvnews.com.

"Tapi in the same time (di waktu yang sama) kita semua, termasuk keluarga, juga prepare for the worst (mempersiapkan yang terburuk)," sambung dia. 

Menteri Luar Negeri Retno Marsudi terus memantau kondisi Dubes Burhan melalui dokter yang merawatnya. 

Menurut Iqbal, Dubes Burhan sempat siuman setibanya di Singapura beberapa hari lalu. Tingkat keselamatan hidupnya atau survival rate sang dubes sempat naik dari 30 persen menjadi 50 persen. 

"Tapi sesekali juga turun, jadi masih up and down (naik turun)," tutur Iqbal. 

Dubes Burhan menderita luka bakar hingga 70 persen dalam kecelakaan helikopter di Gilgit-Baltistan, Pakistan, pada 8 Mei lalu. Kecelakaan itu juga menewaskan tujuh orang, termasuk istri Burhan, Heri Listyawati. 

Korban tewas lainnya adalah Duta Besar Filipina untuk Pakistan dan Dubes Norwegia untuk Pakistan, serta istri Dubes Malaysia dan juga tiga kru Pakistan. Sebanyak 12 penumpang lainnya, sebagian besarnya diplomat, terluka.

Menlu Pakistan Aizaz Ahmad Chaudhry menegaskan jatuhnya helikopter di Gilgit-Baltistan murni kecelakaan yang diakibatkan kerusakan teknis. Sebelummya pihak Taliban mengklaim bahwa helikopter MI-17 tersebut jatuh karena ditembak. 



(WIL)