PTUN Menangkan Ical, Titiek Soeharto: Tommy Urung Gelar Munaslub

Surya Perkasa    •    Senin, 18 May 2015 19:59 WIB
golkar
PTUN Menangkan Ical, Titiek Soeharto: Tommy Urung Gelar Munaslub
Tommy Soeharto--Antara/Patrizki

Metrotvnews.com, Jakarta: Titiek Soeharto meyakini adiknya, Tommy Soeharto, tidak akan melanjutkan niat menggelar Munaslub. Dia berharap pihak yang bertikai di Partai Golkar dapat berdamai.

"Dari dulu kan pengen mendamaikan. Kalau sudah seperti ini, nanti ia pasti akan mencuit lagi. Sudahlah yang sana (kubu Agung) tuh mbok ya damai saja, jadi satu," kata Titiek saat ditemui di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Senin (18/5/2015).

Dia menegaskan, Tommy menyatakan akan menggelar Munaslub karena Golkar tidak kunjung bersatu. Bukan demi mengambil alih Golkar. (baca: Tommy Soeharto Minta Golkar Kembali ke Poros Rakyat)

Namun, dengan keluarnya putusan itu, Titiek yakin, Tommy akan mengurungkan niatnya tersebut. "Munaslub kan tidak berarti bahwa Pak Tommy mau maju. Tidak. Maksudnya ini upaya mendamaikan ini bagaimana Partai Golkar ke depan," kata dia.

"Kami tidak punya ambisi itu sama sekali. Memang gampang memimpin partai? Ngapain repot-repot," lanjut dia.

Dia yakin Tommy bersedia mengakomodasi kedua kubu untuk berdamai. Dengan syarat keduanya bersedia didamaikan. "Ya itu kalau mereka mau dipertemukan. Tapi kan ini ketua fraksi sudah mengimbau untuk berbesar hati, sudahlah kita berjuang lagi bersama-sama. Jangan mau dipecah belah," terangnya.

Seperti yang telah diberitakan sebelumnya, Tommy Soeharto terus menggalang dukungan untuk menggelar Munas Luar Biasa Partai Golkar. Dia menyebut agenda itu akan dilangsungkan akhir bulan ini. "Saatnya Golkar bangkit bersama simpatisan. Mari sukseskan Munaslub Golkar, paling lambat akhir bulan ini," kata putra Presiden ke-2 Soeharto itu, di akun Twitter @HutomoMP_9, Minggu 10 Mei lalu.

Namun hari ini, PTUN Jakarta menerima gugatan pengurus Partai Golkar hasil Munas Bali yang dipimpin oleh Ical. Dengan hasil ini, kepengurusan Partai Golkar yang sah kembali ke Munas di Riau. (baca: PTUN Batalkan Keputusan Menkumham soal Golkar)


(YDH)