Dubes Burhan akan Diberikan Penghormatan Terakhir Korps Diplomatik

Aedy azeza ulfi    •    Selasa, 19 May 2015 06:26 WIB
kecelakaan helikopter
Dubes Burhan akan Diberikan Penghormatan Terakhir Korps Diplomatik
Dubes RI untuk Pakistan: Burhan Muhammad, Heri Listyowati, dan dua anak mereka, Pittra Amrullah dan YogaSulistya Burhan, saat masih kecil. (Dokumen milik keluarga)

Metrotvnews.com, Jakarta: Duta Besar Indonesia untuk Pakistan Burhan Muhammad meninggal dunia di General Hospital Singapura, Selasa (19/5/2015) dini hari pukul 00.50 waktu Singapura. Nantinya, dia akan diberi penghormatan terakhir sebelum dimakamkan.

"Dalam rangkaian penyematan, ada penerimaan jenasah oleh saya dan ada kesempatan bagi korps diplomatik Indonesia untuk memberikan penghormatan terakhir," kata Menteri Luar Negeri Retno Lestari Marsudi kepada Metrotvnews.com, Selasa pagi.

Dia menjelaskan, jenazah Burhan akan dibawa ke Jakarta dari Singapura sebelum akhirnya dimakamkan di Yogyakarta. Dubes RI untuk Pakistan itu akan diberi penghormatan terakhir di Gedung Pancasila Kemenlu.

Kendati demikian, Retno belum mengetahui kapan jenazah Burhan diberangkatkan dari negara singa. "Belum diberangkatkan, koordinasi dengan Singapura masih dilakukan," ujar Retno.

Pada 8 Mei lalu, terjadi kecelakaan helikopter rombongan duta besar di Paskistan. Insiden itu menewaskan tujuh orang, termasuk istri dari Dubes Burhan, Hery Listyawati. Sementara, Burhan mengalami luka bakar serius.

Burhan kemudian dibawa untuk menjalani perawatan di Singapura pada 12 Mei lalu. Kondisinya sempat membaik usai menjalani operasi. Namun, Burhan akhirnya menghembuskan nafas terakhir pada Selasa dini hari tadi.


(OGI)