The Fed 'Siap' Bikin Rupiah Terkoreksi Kembali

Dian Ihsan Siregar    •    Selasa, 19 May 2015 08:00 WIB
rupiah
The Fed 'Siap' Bikin Rupiah Terkoreksi Kembali
Ilustrasi -- FOTO ANTARA/Prasetyo Utomo

Metrotvnews.com, Jakarta: Laju Rupiah berbalik melemah di awal pekan terhadap dolar AS (USD) setelah bergerak positif di akhir pekan. Harapan akan berlanjutnya kenaikan pun menjadi sirna dengan adanya pembalikan arah tersebut.

Hal ini disampaikan oleh Kepala Riset NH Korindo Securities Indonesia, Reza Priyambada dalam keterangan risetnya yang diterima Metrotvnews.com, Selasa (19/5/2015).

"Padahal laju USD sempat melemah, seiring kembali melonjaknya harga minyak mentah dunia. Tapi, berbalik naik setelah sejumlah kepala The Fed di beberapa negara bagian mengemukakan kemungkinan akan kenaikan Fed Rate pada Juni 2015. Laju Rupiah pun terimbas negatif, apalagi Yuan juga melemah setelah rilis turunnya harga perumahan," kata dia.

Dia menyebutkan, laju Rupiah pun berjalan seperti yang diperkirakan sebelumnya. Nilai tukar Garuda diharapkan bisa melanjutkan penguatannya.

Akan tetapi, perlu juga mewaspadai pembalikan arah seperti biasanya, ketika Rupiah bergerak naik signifikan. Namun demikian, tetap cermati sentimen-sentimen yang ada.

Laju Rupiah di bawah target level support Rp13.100 per USD. Menurut Reza, munculnya sentimen dari The Fed membuat Rupiah terimbas melemah dan dikhawatirkan akan terjadi penurunan lanjutan.

Dia berharap, tetap mewaspadai potensi penurunan lanjutan dan cermati sentimen-sentimen yang ada. "Dalam satu hari ini laju Rupiah akan berada di level Rp13.125-Rp13.110 per USD (kurs tengah BI)," tutup Reza.


(AHL)