Golkar Ical Tagih Janji Menteri Yasonna tak Banding PTUN

Surya Perkasa    •    Selasa, 19 May 2015 08:14 WIB
dualisme golkar
Golkar Ical Tagih Janji Menteri Yasonna tak Banding PTUN
Ketua Fraksi Golkar versi Munas Bali Ade Komaruddin (ketiga kiri) bersama Sekretaris fraksi Bambang Soesatyo (tengah) merayakan kemenangan sengketa kepemimpinan Partai Golkar di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (18/5). (Foto: ANTARA FOTO/Reno Es

Metrotvnews.com, Jakarta: Golkar kubu Aburizal Bakrie (Ical) meminta Menteri Hukum dan HAM (Menkumham) Yasonna Laoly menepati janji. Mereka berharap, Yasonna tidak mengajukan banding terhadap putusan Pengadilan Negeri Tata Usaha Negara (PTUN).

"Saya menghimbau saudara Laoly tidak melanjutkan tahapan hukum lainnya. Saya kira saudara Laoly masih mencintai negeri ini," kata Ketua Fraksi Golkar DPR Ade Komaruddin di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Senin (18/5/2015).

Tidak hanya Ade, Sekretaris fraksi Golkar Bambang Soesatyo juga menuturkan hal yang senada. Bambang juga menagih janji yang diucapkan Yasonna tidak akan mengajukan banding bila surat keputusannya dibatalkan seperti perintah keputusan PTUN.

"Kita minta kepada Yasonna untuk secara kesatria memenuhi janjinya yang diucapkan di Komisi III," tegas anggota Komisi III DPR itu.

Tak berhenti disitu, Misbakhun juga meminta Yasonna memegang komitmennya. Anggota Komisi XI DPR dari fraksi Golkar itu tidak ingin tindakan hukum Yasonna justru menciptakan kegaduhan baru.

"Proses banding itu akan menimbulkan kehebohan politik baru yang tentunya kepentingan nasional yang lebih besar dan kemudian kondisi nasional akan terganggu. Ketika Yasonna banding, itu sebuah pelanggaran komitmen. Walaupun komitmen itu tidak tertulis," jelas Misbakhun.


(OGI)