Resmi IPO, Saham PP Properti Menguat ke Rp250

Dian Ihsan Siregar    •    Selasa, 19 May 2015 09:30 WIB
pp properti
Resmi IPO, Saham PP Properti Menguat ke Rp250
Suasana usai IPO PP Properti. Foto: MTVN/Dian Ihsan

Metrotvnews.com, Jakarta: PT PP Properti Tbk (PPRO) mencatat kenaikan saham usai initial public offering (IPO) pagi ini. Perseroan yang merupakan anak usaha dari PT PP (Persero) Tbk (PTPP) tersebut merupakan emiten keempat atau ke-510 di tahun ini.

Pantauan Metrotvnews.com, di Gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Selasa (19/5/2015), pada saat pembukaan, saham perseroan melejit Rp220 per saham. Di mana transaksi terendah Rp210 per saham, transaksi tertinggi Rp250 per saham, transaksi terakhir Rp217 per saham dan transaksi rata-rata Rp221 per saham. Adapun total frekuensi 2.691, dengan total volume sebesar 828 juta lembar saham senilai Rp173,9 miliar.

"Kami sangat berharap, dengan tercatatnya saham PPRO maka perdagangan saham di bursa makin semangat, langkah PPRO akan diikuti oleh BUMN yang lain untuk mencatatkan sahamnya di bursa. Tanggung jawab, secara konsisten setelah masuk ke bursa PPRO harus melaksanakan good corporate governance (GCG) dari waktu ke waktu memperhitungkan kinerja perusahaan," ujar Direktur Utama Bursa Efek Indonesia (BEI), Ito Warsito, di Gedung BEI, Jakarta, Selasa (19/5/2015).

Demi merealisasikan langkah IPO kali ini, perseroan telah menunjuk Danareksa Sekuritas, Mandiri Sekuritas, Bahana Securities, CIMB Securities, dan CLSA Indonesia sebagai penjamin pelaksana emisi.

Adapun dana hasil dari IPO akan digunakan untuk mengembangkan berbagai rencana investasi perseroan, sehingga mendukung langkah bisnis kedepannya. Dana sebanyak 75 persen dari IPO akan digunakan untuk ekspansi perseroan, sebanyak 15 persen untuk modal kerja perseroan dan sisanya 10 persen akan digunakan untuk pelunasan sebagian pinjaman yang dimiliki perseroan.

Seperti diketahui, PP Properti bakal menawarkan harga pada saat IPO sebesar Rp185 per saham, dengan harga nominal Rp100 per saham. Perseroan akan melepas sebanyak 4.912.346.000 saham atau setara 34,98 persen dari modal ditempatkan dan disetor penuh. Artinya, perseroan bakal meraih dana segar sebesar Rp908,78 miliar.


(AHL)