Kemenhub-Pelindo III Teken Pengusahaan Terminal Teluk Lamong

Eko Nordiansyah    •    Selasa, 19 May 2015 10:13 WIB
teluk lamong
Kemenhub-Pelindo III Teken Pengusahaan Terminal Teluk Lamong
Terminal Teluk Lamong, Surabaya. FOTO: MI/ABDUS

Metrotvnews.com, Jakarta: Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menandatangani konsesi dengan PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) III tentang pengusahaan Terminal Multipurpose Teluk Lamong Surabaya. Selain itu, juga ditandatangani bersama PT Pelindo IV tentang pengusahaan Terminal Petikemas Makassar New Port Tahap 1.

"Dengan ditandatanganinya perjanjian kerja sama ini, diharapkan dapat mendukung kelancaran arus barang dari dan ke pelabuhan serta mampu meningkatkan efisiensi biaya logistik di Indonesia," ujar Dirjen Perhubungan Laut Kemenhub, Bobby R. Mamahit, di Kantor Kemenhub, Jalan Merdeka Barat Nomor 8, Gambir, Jakarta Pusat, Selasa (19/5/2015).

Dirinya menambahkan, terdapat beberapa perjanjian pokok konsesi pengusaha Terminal Multipurpose Teluk Lamong Surabaya.

"Pertama, area konsesi seluas 386,12 hektare (ha) yang terdiri dari zona operasi langsung terminal seluas 140 ha dan zona pendukung operasional Lini I seluas 246,12 ha yang meliputi zona logistik, zona industri processing curah kering dan zona supporting facilities terminal petikemas," lanjut dia.

Kedua, besaran biaya konsesi sebesar 2,5 persen dari pendapatan kotor yang akan dibayarkan PT Pelindo III kepada negara sebagai PNPB selama periode konsesi.

Ketiga, jangka waktu konsesi selama 72 tahun terhitung sejak tanggal diterbitkannya Surat Direktur Jenderal Perhubungan Laut Nomor PP 001/3/20/DJPL-14 perihal uji coba operasional di Terminal Teluk Lamong, yaitu pada 11 November 2014.

Sementara terkait pengusahaan Terminal Petikemas Makassar New Port Tahap 1, terdapat beberapa pokok perjanjian.

"Pertama, pemberian Hak Konsensi Pengusaha Terminal Petikemas Makassar New Port tahap I yang meliputi Dermaga Petikemas sepanjang 320 meter, lapangan penumpukan petikemas seluas 16 ha," terangnya.

Selanjutnya, besaran investasi PT Pelindo IV adalah sebesar Rp1,9 triliun, di mana seluruh biaya pembangunan ditanggung oleh PT Pelindo IV dan tidak menggunakan dana APBN. Serta besaran biaya konsesi sebesar 2,5 persen dari pendapatan kotor yang akan dibayarkan PT Pelindo IV kepada negara sebagai PNPB selama periode konsesi.

"Terakhir, jangka waktu konsensi selama 70 tahun terhitung sejak tanggal penandatanganan Perjanjian Konsesi dengan perincian masa prapembangunan paling lama selama 12 bulan, masa pembangunan paling lama 48 bulan, masa operasi terhitung sejak diterimanya izin pengoperasian Terminal Petikemas Makassar New Port sampai dengan berakhirnya masa Perjanjian Konsesi," pungkas dia.


(AHL)