Oposisi Myanmar: Etnis Rohingya Punya Hak

Fajar Nugraha    •    Selasa, 19 May 2015 11:59 WIB
rohingya
Oposisi Myanmar: Etnis Rohingya Punya Hak
Pengungsi Rohingya yang jauh diselamatkan (Foto: AFP)

Metrotvnews.com, Yangon: Keran pengungsi Rohingya terus mengalir ke Indonesia, Malaysia dan Thailand. Namun dari pihak Myanmar,-negara asal pengungsi Rohingya-, belum mengambil tindakan.

Kondisi yang dialami etnis Rohingya di Myanmar makin tidak menentu. Pihak oposisi Myanmar mengungkapkan mempunyai hak dasar yang seharusnya diperhatikan.

Meski isu Rohingya ini merebak di dunia internasional, tetapi baru kali ini pihak oposisi berbicara. Terutama bagi pimpinan oposisi Myanmar, Aung San Suu Kyi, yang terus dikecam karena bersikap diam terkait isu itu.

Juru Bicara Suu Kyi, Nyan Win justru mengambil langkah berani. Nyan bahkan mendesak Pemerintah Myanmar agar, warga Muslim di Myanmar itu diberikan kewarganegaraan.

"Jika mereka (Pemerintah Myanmar) tidak menerima (Rohingya sebagai warga), mereka seharusnya tidak mengirimnya ke sungai. Tidak bisa mendorongnya ke laut. Mereka adalah manusia," ujar Nyan Win, seperti dikutip AFP, Selasa (19/5/2015).

"Saya melihat mereka sebagai manusia yang memiliki HAM," ujarnya.

1,3 juta warga Myanmar diperkirakan tidak diakui kewarganegaraannya dan tidak diterima di masyarakat. Etnis Rohingya selalu dihadapkan pada diskriminasi serta kekerasan.

 


(FJR)