Pelindo III, BUMN Infrastruktur Pertama Masuk Pasar Global

Eko Nordiansyah    •    Selasa, 19 May 2015 12:13 WIB
pelindo
Pelindo III, BUMN Infrastruktur Pertama Masuk Pasar Global
Ilustrasi (ANTARA FOTO/Sahlan Kurniawan)

Metrotvnews.com, Jakarta: Direktur Utama PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) III Djarwo Sudjanto mengungkapkan, Pelindo III merupakan BUMN keempat yang masuk pasar global atau BUMN infrastruktur pertama yang masuk pasar global. Untuk mengoptimalkan fungsi dan tugas, Pelindo III telah melakukan pinjaman untuk membangun berbagai fasilitas terminal.

Djarwo menambahkan, selama ini sumber dana perusahaan yang digunakan untuk pembangunan fasilitas Terminal Teluk Lamong bukan berasal dari project loan, akan tetapi merupakan corporate loan.

"Kita pinjamnya bukan project loan, kita pinjamnya bukan khusus untuk proyek itu, tapi corporate loan. Jadi, dalam perjalanan pembangunan awalnya semua uang dari Pelindo tapi kemudian kita cari pinjaman yang terakhir. Kita sudah berhasil menjual (surat) utang di pasar global," ujarnya, di Kantor Kemenhub, Jalan Merdeka Barat Nomor 8, Gambir, Jakarta Pusat, Selasa (19/5/2015).

Dirinya mengklaim bahwa Pelindo III merupakan BUMN keempat yang masuk pasar global atau BUMN infrastruktur pertama yang masuk pasar global. "Waktu itu kita bisa jual surat utang kita (sebesar) USD500 juta. Jadi, itulah sumber dana kita membangun penambahan fasilitas selama ini," lanjut dia.

Jika nantinya dibutuhkan dana lagi maka akan diterbitkan lagi surat utang perusahaan. "Kalau menambah gini, kita terbitkan surat utang harus bertahap. Tahun ini masih ada dana hasil bond kemarin, mungkin baru tahun depan baru akan menambah lagi antara USD500 juta sampai USD1 miliar," papar Djarwo.

Namun, menurut Djarwo, dana tadi bukan hanya digunakan untuk pelabuhan Teluk Lamong, tetapi juga membangun tambahan alat dan fasilitas di Tanjung Emas, Banjarmasin, Pelabuhan Sampit Dumai, Batulicin. "Pelabuhan lembar kita bikin kan pelabuhan baru, di lokasi baru ini sudah kita siapkan semua. Kita sudah urus izinnya," terang dia.

Semua ini, dikatakan Djarwo dilakukan PT Pelindo III guna mendukung pembangunan tol laut yang dicanangkan pemerintah. "Target pemerintah agar tol laut lancar. Tol laut bukan Tanjung Perak saja tapi pelabuhan kecil perlu disiapkan," pungkasnya.



(ABD)