Penyidik Sita 49 UPS Sekolah

Githa Farahdina    •    Selasa, 19 May 2015 12:37 WIB
korupsi ups
Penyidik Sita 49 UPS Sekolah
UPS yang tersebar di sekolah (Foto:Antara)

Metrotvnews.com, Jakarta: Penyidik Ditipikor Polri menyita 49 UPS dari sekolah-sekolah di Jakarta Pusat dan Jakarta Barat. Penyitaan dilakukan terkait proses penyidikan kasus dugaan korupsi pengadaan perangkat penyimpan daya listrik Uninterruptible Power Supply (UPS) di APBD Perubahan DKI 2014.
 
“Penyitaan sudah mulai dilakukan sejak kemarin hingga hari ini,” kata Dirtipikor Polri Brigjen Ahmad Wiyagus ketika dihubungi, Selasa (19/5/2015).
 
Penyitaan dilengkapi surat pengadilan dengan tujuan pengamanan barang bukti. Sayangnya, Wiyagus tak mau menyebut SMA mana saja yang UPS-nya disita.
 
25 UPS disita dari 25 SMA di Jakarta Barat dan 24 UPS disita dari SMA di Jakarta Pusat. Namun, penyidik tidak membawa UPS itu, selain ukurannya besar, beberapa sekolah masih membutuhkan alat tersebut.
 
Hingga saat ini, Subdit Tindak Pidana Korupsi Bareskrim Polri sudah menetapkan dua tersangka kepada pejabat pembuat komitmen (PPK) pengadaan UPS dalam APBD Perubahan DKI 2014. Keduanya adalah Alex Usman selaku PPK Suku Dinas Pendidikan Menengah (Dikmen) Jakarta Barat dan Zainal Soleman yang merupakan PPK Sudin Dikmen Jakarta Pusat.
 
Keduanya dijerat dengan Pasal 2 dan Pasal 3 UU Nomor 31/1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dan ditambahkan dengan UU Nomor 20/2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 51 ayat (1) ke 1 KUHP.
 
Mabes Polri menyatakan kasus tindak pidana korupsi pengadaan UPS bagi 49 sekolah di Jakarta Pusat dan Barat itu, mengakibatkan kerugian negara hingga Rp 50 miliar.


(FZN)