PP Properti Minta BI Longgarkan LTV Hingga 10%

Dian Ihsan Siregar    •    Selasa, 19 May 2015 13:03 WIB
pp properti
PP Properti Minta BI Longgarkan LTV Hingga 10%
Ilustrasi properti (ANTARA FOTO/FB Anggoro)

Metrotvnews.com, Jakarta: PT PP Properti Tbk (PPRO) berharap agar Bank Indonesia (BI) melonggarkan kebijakan loan to value (LTV) bagi kredit kepemilikan rumah (KPR) mencapai 10 persen. Hal ini penting untuk merangsang pertumbuhan properti di masa-masa mendatang.

"Berharap BI bisa melonggarkan LTV. Guna merangsang pertumbuhan properti," kata Direktur Utama PP Properti Galih Prahananto, ditemui di Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Selasa (19/5/2015).

Menurut Galih, besaran uang muka atau down payment untuk KPR sebanyak 30 persen sampai dengan 50 persen sangat mengganggu pertumbuhan properti yang sudah melambat sejak tahun lalu. Jika BI melonggarkan hingga 10 persen, maka masyarakat banyak yang merespon kembali untuk membeli hunian.

Dia memperkirakan, penurunan besaran uang muka KPR tersebut tidak akan memicu bubble di sektor properti. Sebab, penduduk Indonesia besar, sehingga kebutuhan properti dipastikan banyak sekali. Selain itu, pelonggaran uang muka juga dapat mendorong jumlah investor di sektor properti. Hal itu memberikan dampak positif bagi kinerja properti.

"Saya kira banyak (masyarakat) ingin (memiliki) rumah, karena tidak ada orang yang tidak ingin investasi di rumah. Sehingga dampaknya sangat besar bagi kinerja properti di tahun ini," pungkasnya.


(ABD)

KPK Bakal Pelajari Pernyataan Miryam

KPK Bakal Pelajari Pernyataan Miryam

13 hours Ago

Miryam S. Haryani yang menyebut ada pertemuan anggota Komisi III DPR dengan pejabat KPK setingk…

BERITA LAINNYA