Sudirman Ngotot Penataan Petral di Masa Lalu Berhenti di Kantor Presiden

Mufti Sholih    •    Selasa, 19 May 2015 15:45 WIB
mafia migas
Sudirman Ngotot Penataan Petral di Masa Lalu Berhenti di Kantor Presiden
Menteri ESDM Sudirman Said---Ant/Hafidz Mubarak

Metrotvnews.com, Jakarta: Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Sudirman Said ngotot menyebut upaya pembubaran Petral tak lepas dari konsistensi Presiden Joko Widodo. Sebab, banyak usaha-usaha penataan oleh Pertamina yang terhenti di Kantor Presiden.

"Mengkomunikasikan latar belakang suatu kebijakan dan langkah-langkah pelaksanaan kebijakan adalah bagian dari tugas publik yang harus diemban seorang menteri, termasuk dalam perbaikan tata kelola migas," kata Sudirman melalui keterangan tertulis yang diterima Metrotvnews.com, Selasa (19/5/2015).

Sudirman mengatakan, dia hanya menjalankan tugas sebagai Menteri ESDM. Menurut dia, sebagai menteri dirinya berusaha menjalankan tugas dan tanggung jawabnya melakukan berbagai perbaikan dalam pengelolaan energi, termasuk sub sektor minyak dan gas.   

"Saya bersyukur karena diskusi publik yang dilakukan bersama dengan Tim Reformasi Tata Kelola Migas membuka mata banyak pihak bahwa banyak hal yang memang harus diperbaiki," sebut dia.

"Kami terbuka untuk berdiskusi dengan semua pihak untuk terus memperbaiki kebijakan pengelolaan energi  dan sumber daya mineral demi memberi manfaat terbaik bagi rakyat," tegas dia.


(TII)