GNR dan Nirvana Akhirnya Akur

Adi Waluyo    •    Selasa, 19 May 2015 21:18 WIB
gnr
GNR dan Nirvana Akhirnya Akur
Foto: Duff McKagan dan Krist Novoselic / Blabbermouth

Metrotvnews.com, Seattle: Eks-bassis Guns N 'Roses Duff McKagan tampil bersama eks-bassis Nirvana, Krist Novoselic membawakan lagu Sweet Child O' Mine di Neptune Theatre, Seattle, Minggu malam (17/5/2015).

Malam itu adalah malam peluncuran buku biografi Duff McKagan berjudul How To Be A Man yang dibarengi dengan peluncuran mini albumnya dengan judul yang sama.

Yang unik dari penampilan mereka malam itu, Krist Novoselic memainkan melodi lagu yang dibawakan secara instrumental tersebut dengan akordeon sementara Duff mengiringinya dengan bass.

Adegan seperti ini mungkin tak terpikirkan oleh Duff dan Krist 20 tahun yang lalu, ketika pentolan grup mereka masing-masing, Axl Rose dan Kurt Cobain saling berseteru.

Masih ingat penampilan Nirvana di MTV Video Music Award tahun 1992? Saat itu, Cobain sedang menyanyikan lagu Lithium. Menjelang lagu usai, terbawa oleh intensitas suasana panggung dan antusiasme penonton, Krist melemparkan bass-nya ke udara. Alih-alih dapat menangkapnya dengan mulus, bass gitar yang berat itu malah menimpa kepala Krist. Tak kuasa menahan sakit, Krist pun pergi meninggalkan panggung dengan sempoyongan.

Aksi Nirvana disudahi dengan Cobain yang mengamuk menghancurkan amplifier dan gitarnya. Dave Grohl, sang drummer, langsung menuju ke depan mikrofon dan berteriak memanggil Axl Rose, "Hi Axl...where's Axl?"

Benih-benih perseteruan ini sebetulnya telah dimulai setahun sebelumnya. Di tahun 1991, Axl Rose telah menjadi fans Nirvana, sebelum nama mereka mulai mendunia. Axl terlihat mengenakan topi Nirvana di videoklip Don't Cry. Ia pun mengajak Nirvana menjadi band pembuka GNR di putaran konser mereka di Amerika bersama Metallica. Namun tawaran ini ditolak Nirvana, karena mereka tak ingin diasosiasikan dengan musik GNR.


Foto: Axl Rose / YouTube

Sayangnya, sikap baik Axl tak dibalas dengan sikap hormat Kurt Cobain. Di hadapan media, Cobain berkoar, "Kami bukan tipikal band seperti Guns N' Roses yang jelas tak punya apapun untuk disampaikan (kepada penggemarnya). Bukan masalah apakah kami betul-betul ahli dalam menyampaikan apa yang ingin kami sampaikan. Faktanya adalah kami sungguh-sungguh ingin menyampaikan sesuatu yang berbeda, sesuatu yang tidak bisa dilakukan oleh band-band rock konyol itu."

Di sebuah konser GNR tahun 1992, Axl berkata dari atas panggung, "Saat ini musik alternative, yang paling penting menurut saya adalah Kurt Cobain dan Nirvana, yang pada dasarnya adalah seorang pecandu yang tenggelam dalam obat bius. Bila bayi itu (bayi Frances yang masih dalam kandungan) lahir cacat, mereka berdua (Cobain dan Courtney) harus masuk penjara, itu menurut pendapatku. Dia (Cobain) terlalu baik, terlalu hebat, untuk membawakan musik rock and roll untuk kalian, karena ia tidak suka sebagian besar dari kalian, atau ingin tampil di depan kalian, atau bahkan ingin kalian menyukai musiknya."

Perseteruan ini mencapai puncaknya di belakang panggung MTV Video Music Award. Axl Rose dan pacarnya, Stephanie Seymour berjalan melintasi jajaran trailer artis di pelataran parkir. Saat itu, Cobain sedang menggendong Frances Bean Cobain yang masih bayi didampingi istrinya Courtney Love.

Dengan nada mengejek, Courtney meminta Axl untuk menjadi Godfather (bapak baptis) untuk Frances. Axl yang terkenal sensitif, menanggapi komentar ini dengan serius.

Ia pun berjalan menghampiri Cobain dan Frances dan berkata, "Katakan kepada pelacurmu untuk diam, atau kubawa kalian kembali ke trotoar." Cobain pun berpura-pura gemetar ketakutan, ia berpaling pada istrinya Courtney dan pura-pura marah sambil berkata, "Diam kau pelacur."

Di depan publik, Kurt Cobain terus melemparkan komentar negatif terhadap Axl Rose dan Guns Roses. Seperti di sebuah konser Nirvana tahun 1992, Cobain berkata, "Anda tidak bisa membiarkan seorang bintang rock yang jelas suka memukul wanita, dan mengendalikan perempuan dan memberitahu mereka (perempuan) untuk tutup mulut. Dia (Axl) jelas rasis dan homophobia, ia tidak memiliki hak untuk mengungkapkan pikirannya, ...baiklah, ia memiliki hak untuk mengungkapkan pikirannya, begitu juga kita, dan dia harus muncul (kalau berani)."

Inilah kata-kata terakhir Kurt Cobain tentang Guns N' Roses, "Tidak ada yang kusukai dari musik Guns N 'Roses. Aku bahkan tidak ingin membuang-buang waktu untuk mendengarkan musik mereka, karena mereka jelas begitu menyedihkan dan tak punya bakat."

"Dulu aku berpikir bahwa segala sesuatu di dunia pop mainstream adalah omong kosong, tapi sekarang setelah beberapa band underground telah mendapat kontrak dari major label, saya menganggap Guns N 'Roses sebagai sebuah kesalahan.  Mereka orang-orang yang benar-benar tak punya bakat, dan menulis musik sampah, dan mereka band rock paling populer di dunia sekarang. Aku sungguh tidak percaya."

Waktu memang obat paling mujarab dalam menyembuhkan luka. Setelah lebih dari 20 tahun, masing-masing personel dari kedua band raksasa ini tentunya telah melupakan peristiwa dan komentar-komentar tak menyenangkan dari kedua belah pihak. Hal itu dibuktikan dengan kompaknya penampilan Duff dan Krist di atas panggung malam itu.

Krist Novoselic kini adalah ketua dewan FairVote, organisasi nasional yang memusatkan perhatian pada reformasi struktural dan pemilihan umum di Amerika.

 


(AWP)

Hakim Tegur Irvanto

Hakim Tegur Irvanto

4 hours Ago

Hakim Yanto menyebut, Irvanto memang berhak membantah keterangan para saksi. Namun demikian, Ir…

BERITA LAINNYA