Jelang SEA Games 2015

Nasib Tim Tenis Meja Indonesia Belum Jelas

Kautsar Halim    •    Selasa, 19 May 2015 21:39 WIB
tenis mejasea games 2015
Nasib Tim Tenis Meja Indonesia Belum Jelas
Rombongan tim tenis meja Indonesia terlihat lesu saat mendengarkan keterangan Ketua Satlak Prima Suwarno terkait belum pastinya mereka berangkat ke SEA Games 2015 Singapura (Foto: MTVN/Kautsar Halim)

Metrotvnews.com, Jakarta: Kepastian Indonesia mengirimkan atlet di cabang tenis meja pada SEA Games 2015 Singapura, masih diujung tanduk. Hal itu dikemukakan Ketua Umum Satuan Pelaksana Program Indonesia Emas (Satlak Prima) Suwarno di hadapan tim tenis meja Indonesia.

Rombongan tim tenis meja Indonesia terpaksa mendatangi Kantor Satlak Prima, Selasa 19 Mei. Hal ini dilakukan karena waktu pendaftaran atlet SEA Games 2015 semakin mepet dan mereka belum mendapat kepastian jelas berangkat. (Klik di sini Satlak Prima Belum Tahu Jumlah Atlet yang Akan Dikirim ke SEA Games)

Setelah menunggu cukup lama di ruang tunggu Kantor Satlak Prima, akhirnya tim mendapat jawaban jelas mengenai tuntutan itu. Suwarno yang menemui mereka langsung menjelaskan, Satlak Prima masih menunggu pertimbangan dari Komite Olimpiade Indonesia (KOI) terkait pemberangkatan atlet tenis meja.

"Kalau dari Satlak Prima, yang berangkat itu syaratnya harus memperoleh medali. Hal itu sudah pernah kita bahas dari awal Januari," ujar Suwarno di hadapan rombongan tim tenis meja Indonesia.

"Nah sekarang, tinggal mengembangkan prestasi kalian saja. Karena tadi sudah saya konfirmasi, KOI katanya mereka masih harus pertimbangkan ini-itu. Tapi, kita tunggu saja dalam waktu dekat ini. Kira-kira sehari atau besok. Yang penting kendala ini jangan sampai mempengaruhi latihan. Karena, SEA Games bukan satu-satunya momen penting," tambah Suwarno.

Tim tenis meja Indonesia termasuk superior di kawasan Asia Tenggara. Saingan terberat mereka dalam ajang dua tahunan tersebut hanyalah tim tuan rumah, Singapura.

Sementara itu, tim pelatih sangat menyayangkan hal ini terjadi karena dapat mengganggu semangat juang atau mental bertanding anak-anak asuhnya.

"Kami sih inginnya keputusan berangkat ini lebih cepat lebih bagus. Karena, demi kesiapan mental mereka untuk bertarung juga. Tanggal 1 Juni saja kami sudah main," timpal pelatih tenis meja Yopi Warsono menanggapi jawaban Satlak Prima.


(RIZ)

Irvanto Kecewa Divonis 10 Tahun Penjara

Irvanto Kecewa Divonis 10 Tahun Penjara

1 week Ago

Vonis untuk Irvanto Hendra Pambudi dianggap lebih berat ketimbang vonis pelaku-pelaku utama&nbs…

BERITA LAINNYA