S&P Merosot, Bursa Saham AS Berakhir Bervariasi

Ade Hapsari Lestarini    •    Rabu, 20 May 2015 08:18 WIB
wall street
S&P Merosot, Bursa Saham AS Berakhir Bervariasi
Ilustrasi aktivitas di bursa Wall Street -- FOTO: Reuters/Carlo

Metrotvnews.com, New York: Bursa saham di Amerika Serikat (AS) berakhir mixed, di mana indeks Dow Jones naik tipis ke rekor tertingginya selama dua hari berturut-turut. Wall Street mencerna data perumahan di mana beberapa investor melihat harapan ekonomi berjuang tumbuh kembali.

Reuters melansir, Rabu, 20 Mei, perumahan AS mulai melonjak ke level tertinggi dalam hampir 7,5 tahun pada April. Beberapa investor menafsirkan sebagai tanda yang menjanjikan bagi ekonomi yang lambat. Harapan tersebut timbul di saat yang lain fokus pada ketidakpastian tentang kapan Federal Reserve akan mulai menaikkan suku bunga untuk mencegah inflasi.

Indeks Dow Jones Industrial Average naik 13,51 poin atau 0,07 persen menjadi 18.312,39 poin. Indeks S & P memukul rekor ke 2.133,02 sebelum akhirnya berakhir turun 1,37 poin atau 0,06 persen menjadi 2.127.83. Sementara Nasdaq Composite turun 8,41 poin atau 0,17 persen ke 5.070,03.

Sementara itu, indeks S & P ditutup di rekor tertinggi pada Jumat dan Senin setelah aliran data ekonomi yang lemah menyarankan bahwa Fed akan menunggu untuk melihat lebih banyak kekuatan dalam perekonomian.

Tujuh dari 10 sektor besar S & P 500 turun, dengan indeks energi melemah 1,23 persen. Harga minyak turun karena dolar menguat dan menjadi bukti cukupnya persediaan minyak Timur Tengah meskipun sedang terjadi perang di Irak utara, Suriah, dan Yaman.

Sebanyak 5,9 miliar lembar saham berpindah tangan di bursa AS, di bawah rata-rata bulan ini sebesar 6,3 miliar lembar saham, demikian menurut data BATS Global Markets.


(AHL)

Irvanto Kecewa Divonis 10 Tahun Penjara

Irvanto Kecewa Divonis 10 Tahun Penjara

1 week Ago

Vonis untuk Irvanto Hendra Pambudi dianggap lebih berat ketimbang vonis pelaku-pelaku utama&nbs…

BERITA LAINNYA