Menperin Pacu Kualitas Produk IKM

Husen Miftahudin    •    Rabu, 20 May 2015 08:22 WIB
industri kecil menengah
Menperin Pacu Kualitas Produk IKM
Ilustrasi -- ANTARA FOTO/Fanny Octavianus

Metrotvnews.com, Jakarta: Produk kerajinan tangan yang diangkat menjadi budaya lokal memiliki keunggulan dibanding produk impor dari luar negeri. Hal ini terus didorong oleh pemerintah melalui Kementerian Perindustrian (Kemenperin) agar para pelaku Industri Kecil Menengah (IKM) memacu kualitas dan kreasi mereka.

Menteri Perindustrian (Menperin) Saleh Husin mengatakan, pihaknya secara konsisten terus mempromosikan berbagai produk para desainer dan perajin nasional kepada masyarakat. Hal ini merupakan upaya pemerintah dalam pengembangan dan persiapan IKM dalam serbuan produk-produk dunia.

"Peningkatan produk yang dihasilkan oleh IKM menjadi sangat penting untuk terus diperhatikan, terutama dalam era globalisasi seperti sekarang ini. Berbagai produk mancanegara akan menjadi pesaing bagi produk yang dihasilkan oleh industri dalam negeri," kata Saleh dalam keterangan tertulisnya, Jakarta, Rabu (20/5/2015).

Ia menjelaskan, kerajinan budaya lokal dapat membangkitkan ikatan personal karena mewakili identitas akar budaya seperti pada produk fashion seperti kain tradisional Songket Sumatera, Tenun Sabuk Kalimantan, batik Yogyakarta, Solo atau kain lainnya.

Selain itu, papar Saleh, buah karya perajin menjadi buah tangan pelancong domestik maupun mancanegara sebagai penanda telah mengunjungi daerah tempat kerajinan itu berasal. Juga, produk kerajinan budaya lokal menjadi sarana solidaritas antardaerah dan pembangkit kebanggaan pada keragaman bangsa.

"Kini makin sering kita temui, para anak muda hingga yang dewasa memakai produk kerajinan tangan berbasis budaya lokal terutama yang wearable. Seperti jenis kain tradisional atau baju bermotif khas daerah," ungkap dia.

Hal itu memperlihatkan keunggulan produk industri kreatif yang mampu menunjukkan identitas budaya. Menurut Saleh, kecenderungan positif itu turut menjaga konsistensi pelaku industri kreatif.

"Pelaku industri bisa memanfaatkan pasar anak muda untuk meningkatkan minat pemakaian produk. Salah satunya karena kecenderungan anak muda bereksperimen memadu padan produk fashion pada pakaian sehari-hari," pungkas Saleh.


(AHL)