BKPM Maksimalkan PTSP Tingkatkan Pertumbuhan Investasi

Angga Bratadharma    •    Rabu, 20 May 2015 11:57 WIB
bkpm
BKPM Maksimalkan PTSP Tingkatkan Pertumbuhan Investasi
Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Franky Sibarani (MI/ROMMY PUJIANTO)

Metrotvnews.com, Jakarta: Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) terus memaksimalkan kemudahan layanan perizinan investasi untuk tingkatkan pertumbuhan investasi dalam rangka mendorong pertumbuhan ekonomi.

Kepala BKPM Franky Sibarani menyatakan, pemerintah menggunakan instrument investasi untuk mengejar proyeksi pertumbuhan ekonomi 2015 sebesar 5,4 persen. Untuk itulah, BKPM akan terus menyempurnakan proses reformasi perizinan melalui integrasi PTSP Pusat dan Daerah sehingga ada standar yang sama di antara keduanya.

Franky menambahkan, berbagai lembaga internasional memberikan penilaian bahwa reformasi kebijakan perizinan investasi yang dilakukan pemerintah melalui penerapan PTSP Pusat dinilai sudah on the track. Salah satunya adalah penyederhanaan perizinan listrik dari 52 izin dengan rentang waktu 923 hari menjadi 32 izin dengan waktu 256 hari. 

"BKPM akan terus menginisiasi reformasi kebijakan yang dibutuhkan agar iklim investasi di Indonesia semakin meningkat. Fokus BKPM selanjutnya adalah mendorong adanya standar yang sama antara PTSP Pusat dan PTSP Daerah," ujar Franky dalam siaran persnya, di Jakarta, Rabu (20/5/2015).

Franky menambahkan, sudah ada beberapa capaian reformasi perizinan melalui PTSP Pusat sejak di-launching Presiden Jokowi pada 26 Januari yang lalu. Capaian tersebut antara lain kemudahan investor yang cukup datang ke BKPM untuk mengurus perizinan, adanya kepastian persyaratan dan waktu pengurusan perizinan, investor dapat memperoleh informasi/konsultasi perizinan dari 22 kementerian/lembaga yang ada di BKPM, serta Investor dapat memperoleh informasi awal tentang ketersediaan dan status lahan beserta harga pasarnya melalui Desk Kementerian Agraria dan Tata Ruang/BPN untuk menyusun perencanaan investasi. 

"PTSP Pusat di BKPM menawarkan pelayanan perizinan investasi yang cepat, mudah, transparan dan terintegrasi. Investor dapat memonitor progress aplikasi perizinan yang dilakukan. Terlebih pemerintah juga sedang melakukan integrasi PTSP Pusat dengan PTSP daerah di tingkat Provinsi dan Kabupaten/Kota," jelas Franky.

Sejauh ini, realisasi investasi masih positif. Menurut data BKPM, realisasi investasi hingga triwulan I-2015 sebesar Rp124,6 triliun atau meningkat sebanyak 16,9 persen bila dibandingkan dengan capaian periode yang sama pada 2014 sebesar Rp106,6 triliun. Dengan berbagai upaya reformasi kebijakan, BKPM optimistis tren kenaikan investasi akan terus berlangsung sehingga dapat mencapai target 2015 sebesar Rp519,5 triliun.


(ABD)

Pengacara Sebut Dakwaan Novanto Imajinasi KPK

Pengacara Sebut Dakwaan Novanto Imajinasi KPK

48 minutes Ago

Tim kuasa hukum Novanto mempertanyakan alat bukti yang menjadi dasar pembuatan surat dakwaan.

BERITA LAINNYA