Bundaran HI Jadi Tempat Favorit Unjuk Rasa Sejak Era Soeharto

K. Yudha Wirakusuma    •    Rabu, 20 May 2015 17:58 WIB
demo massa
Bundaran HI Jadi Tempat Favorit Unjuk Rasa Sejak Era Soeharto
Ilustrasi unjuk rasa di bundaran HI--Antara/Wahyu Putro

Metrotvnews.com, Jakarta: Bundaran Hotel Indonesia (HI) ternyata memiliki kelebihan tersendiri di mata demonstran. Mantan Presidium Front Aksi Mahasiswa untuk Reformasi dan Demokrasi (Famred) Hari Purwanto mengatakan, Bundaran HI adalah tempat yang efektif untuk menyampaikan isu ke publik.

"Di Bundaran HI, media untuk meliput aksi yang dijadikan tuntutan. Selain itu karena sekitar HI banyak berkumpulnya pihak pemerintah dan swasta dalam melakukan pertemuan," imbuh Hari, saat berbincang dengan Metrotvnews.com, Rabu (20/5/2015).

Dia mengatakan, Bundaran HI adalah barometer situasi politik nasional, terutama politik pergerakan dalam aksi massa terkait isu nasional. Selain itu akses jalan dan lalu lalang pemangku kebijakan dan pihak-pihak terkait yang menjadi tujuan dari aksi maupun demonstrasi yang dilakukan.

"Aksi di HI sejak era Mantan Presiden Soeharto berkuasa sudah dilakukan. Bila ada pelarangan untuk melakukan aksi dan demonstrasi di Bundaran HI, saya tidak sepakat," imbuhnya.

Hari menuturkan pelarangan untuk menyampaikan pendapat di muka umum kalau hanya terkait tempat sama saja mengekang kebebasan menyampaikan pendapat yang jelas-jelas itu dilindungi dalam UUD 1945 Pasal 28. "Dan kegiatan tersebut selama tidak keluar dari Pancasila dan Pembukaan UUD 1945," tukasnya.

Bundaran HI diketahui sebagai lokasi favorit para pengunjuk rasa dalam menyampaikan aspirasinya. Demonstrasi yang digelar di Bundaran HI dilakukan sejak pagi hingga sore hari.

Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) tidak sepakat jika Bundaran HI selalu dijadikan tempat demonstrasi.

"Saya tidak tahu (diperuntukkan) untuk apa, tapi tidak (diperuntukkan menjadi tempat pengunjuk rasa)," ujar Ahok di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Rabu (20/5/2015).


(YDH)