Kasus Dana Hibah, Polisi Tahan Sekretaris Bawaslu Jawa Timur

Amaluddin    •    Rabu, 20 May 2015 18:03 WIB
pilkada
Kasus Dana Hibah, Polisi Tahan Sekretaris Bawaslu Jawa Timur
Kantor Bawaslu Jatim. Foto: Antara/M Risyal Hidayat

Metrotvnews.com, Surabaya: Setelah menetapkan enam tersangka kasus dugaan korupsi dana hibah pilgub Jawa Timur 2013, Polda Jatim langsung menahan salah seorang di antaranya.

Dia adalah AMR, sekretaris Bawaslu Jatim. Sedangkan lima lainnya masih belum ditahan, yakni SU (ketua Bawaslu), SSP (anggota Bawaslu), AMR (anggota Bawaslu), GWS (bendahara Bawaslu), dan IDY (rekanan penyedia barang/jasa).

AMR telah dijebloskan ke tahanan Mapolda Jatim. "Ya, dia sudah ditahan," ujar Kasubdit Tipikor Polda Jatim, Tony Surya Putra, melalui sambungan selulernya kepada metrotvnews.com, di Surabaya, Rabu (20/5/2015).

AMR diperiksa sebagai tersangka atas kasus yang merugikan negara sekitar Rp5,6 miliar itu.

Dir Reskrimsus Polda Jatim Kombes Pol Idris Kadir belum bisa menjelaskan siapa saja akan diperiksa selanjutnya. "Kita tunggu besok. Akan kita kabari lagi untuk pemeriksaan terhadap tersangka lainnya," tandasnya.

Kasus pengemplangan dana hibah terungkap dari laporan Samudji Hendrik Susilo, mantan pejabat pengadaan barang dan jasa di sekretariat Bawaslu Jatim, ke Polda Jatim.

Nilai total hibah sebesar Rp142 miliar. Jika 80 persen dari total dana tersebut digunakan untuk membayar honor komisioner dan petugas pengawas lapangan (PPL) di 38 kabupaten atau kota, seharusnya ada sisa dana Silpa sebesar Rp5 miliar. 

Namun, saat dilakukan pemeriksaan pada September 2014, diketahui Bawaslu hanya menyetor Rp2,4 miliar dari total Rp5 miliar. Kasus ini yang saat ini sedang ditelusuri Polda Jatim.



(UWA)

Kuasa Hukum Novanto Sebut Dakwaan KPK Bermasalah

Kuasa Hukum Novanto Sebut Dakwaan KPK Bermasalah

1 day Ago

Pengacara terdakwa kasus korupsi KTP-el Setya Novanto, Maqdir Ismail menuding dakwaan milik KPK…

BERITA LAINNYA