Polisi Bidik Tersangka Lain Kasus Prostitusi Online Kalibata City

Lukman Diah Sari    •    Rabu, 20 May 2015 18:11 WIB
prostitusi online
Polisi Bidik Tersangka Lain Kasus Prostitusi <I>Online</I> Kalibata City
Ilustrasi prostitusi----Ant/Jafkhairi

Metrotvnews.com, Jakarta: Penyidik Polda Metro Jaya terus menelisik dugaan prostitusi online di Apartemen kalibata City, Jakarta Selatan. Usai menciduk satu tersangka, mucikari FS, kini penyidik sedang membidik tiga tersangka baru.

"Yang membuat web, memverifikasi data sedang kita bidik. kita sudah dapatkan identitasnya dari mulai yang buat, memverivikasi email calon pelanggan, nomor rekening pelanggan jadi member, orang-orang ini sudah kita lidik ada tiga orang, sedang dalam penyelidikan kita," kata Direskrimum Polda Metro Jaya Kombes Heru Pranoto di Mapolda Metro Jaya, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta Selatan, Rabu (20/5/2015).

Heru menyebut, penyidikan kasus itu tak berhenti dengan penangkapan mucikari prostitusi online. Polisi juga mengincar manajemen website prostitusi online tersebut.

"Sedang dalam penyelidikan kita. Karena melibatkan beberapa orang termasuk manajemen pengelolaan prostitusi online," ungkap dia.

Sebelumnya, penyidik menciduk tujuh orang terkait prostitusi online di Apartemen Kalibata City pada Jumat, 24 April lalu. Enam pekerja seks komersial usia belasan tahun dan satu orang mucikari berinisial FS alias Ical, 25.

Dari lokasi petugas menyita handphone, dua kartu akses untuk masuk ke Apartemen Kalibata City Jakarta Selatan, kondom, uang Rp 600 ribu, KTP FS als Ical, dan kunci kamar No.08AU tower H Apartemen Kalibata City.

Terhadap tersangka polisi menjerat Pasal 76i Jo Pasal 88 Undang-undang (UU) Nomor 35 Tahun 2014 atas perubahan UU Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak dan Pasal 296 KUHP dan Pasal 506 KUHP tentang tindak pidana Eksploitasi Ekonomi atau seksual  anak dan memudahkan perbuatan cabul dan mucikari.


(TII)