Erri Yunanto: Kelak Semua Terlihat Kecil di Hadapan Tuhan

Patricia Vicka    •    Rabu, 20 May 2015 19:39 WIB
pendaki jatuh di kawah merapi
Erri Yunanto: Kelak Semua Terlihat Kecil di Hadapan Tuhan
Erri Yunanto, mahasiswa yang jatuh terperosok dari Puncak Garuda Gunung Merapi, sumber: instagram

Metrotvnews.com, Yogyakarta: "Kelak semua akan terlihat kecil di hadapan Tuhan". Erri menuliskan ungkapan itu di Instagram tiga minggu sebelum dirinya pergi selama-lamanya menghadap Sang Khalik. Pada Sabtu 16 Mei 2015, Erri sukses menaklukkan Puncak Garuda Gunung Merapi yang berada pada ketinggian 2.913 meter di atas permukaan laut. Namun, Puncak Garuda juga yang menjadi saksi bisu akhir petualangan Erri.

Erri adalah seorang petualang. Mendaki gunung bukan hobi yang asing baginya. Buktinya dapat dilihat di akun instagram miliknya, @Erriyunanto. Puluhan foto menggambarkan aksi bungsu dari tiga bersaudara itu. Semua foto menggambarkan dirinya mengagumi keindahan alam Indonesia.


(Erri dalam perjalanan di Gunung Semeru, dok: Instagram)

Satu di antaranya foto yang diambil pada 8 April 2015. Di foto itu, Erri mendaki Gunung Semeru. Ia berada di gurun pasir nan berbatu bersama seorang temannya.

"Dunia itu seluas langkah kaki. Jelajahi dan jangan takut mengalah. Hanya dengan itu kita bisa mengerti keindahan dan menyatu dengannya," tulis Erri di bagian bawah gambar.

Setahun lalu, Erri juga menaklukkan puncak Gunung Rinjani. Ia meluapkan kegembiraan atas keberhasilannya itu di instagram pada 26 Maret 2015.

"16 Agustus 2014. Akhirnya kami, duo Mapala (Mahasiswa Pencinta Alam) berhasil mengejar sunrise dan melakukan summit (pendakian) ke puncak tertinggi ketiga di Indonesia. Terima kasih Tuhan telah kau berikan nikmat, kesempatan serta keselamatan. Dengan ini kami sudah berteman dengan Dewi Anjanni. Terima kasih," tulis Erri pada keterangan foto.


(Erri dan seorang temannya berpose di Gunung Rinjani, dok: Instagram)

Tampak dalam gambar, Erri memakai topi dan kacamata hitam dan salah seorang temannya berfoto di depan kawah gunung tertinggi di Nusa Tenggara itu. Guratan rasa bahagia dan senang terlihat jelas di wajah bungsu tiga bersaudara ini. Maret 2015, Erri sempat memposting dua buah foto yang memperlihatkan dirinya menyatu dengan alam.

Tak hanya berfoto di puncak, Erri turut mendokumentasikan kisah perjalanannya mendaki Gunung Rinjani dari mulai berkemah di danau Sego Ranak hingga detik-detik pendakiannya untuk bertemu dengan ‘Dewi Anjanni’.

Fotonya menakjubkan. Di salah satu gambar, Erri duduk membelakangi kamera. Ia berhadapan dengan Matahari terbit di puncak gunung. Di depannya hanya ada sinar matahari dan lautan awan.


(Erri berhadapan dengan matahari terbit, dok: instagram)

"Let me see the Sun," tutur Erri dalam keterangan foto.

Esti Ashadi, seorang kerabat, mengakui Erri cinta pada alam sejak usianya masih kecil. Ia memang hobi mendaki gunung.

"Sudah banyak puncak gunung yang ia daki seperti Bromo, Semeru, Rinjani dan terakhir Merapi. Ia lebih suka menabung uangnya untuk berpetualang,” kata Esti.

Kini, Erri benar-benar 'menyatu' dengan alam. Usai menaklukkan Puncak Garuda, batu yang ia injak ternyata rapuh. Erri terperosok ke kawah dan meninggal.

Berpetualang ke Gunung Merapi sudah ia idamkan sejak lama. Di Merapi pula, langkahnya berhenti. Pada 19 Mei 2015, keluarga mengantarkan Erri ke peristirahatan terakhirnya di Dusun Biru, Gamping, Sleman, Yogyakarta.

Selamat jalan Erri, semoga jiwamu bersatu dengan semesta yang kau cintai.


(RRN)

Irman Kembali Diperiksa KPK sebagai Saksi Setnov

Irman Kembali Diperiksa KPK sebagai Saksi Setnov

4 hours Ago

KPK kembali memeriksa mantan Dirjen Dukcapil Kemendagri Irman. Irman diperiksa sebagai saksi un…

BERITA LAINNYA